BeritaPapua.co, Jayapura — Benar-benar menyedihkan. Dua ruangan toilet berukuran 1,5 m x 2,5 meter dan tempat kencing 2 m x 2,5 m yang berada di Terminal Sentral Thumburuni, Fakfak Selatan, Distrik Fakfak, Papua Barat terlihat jorok bahkan bau tidak sedap keluar dari ketiga ruangan.
Sementara pos pemantauan kendaraan beserta pos jaga terminal serta kantor Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Fakfak tepat berada di samping toilet tersebut.
Dari pantauan wartawan media ini di terminal Sentral Thumburuni Fakfak, para petugas pegawai Dinas Perhubungan tetap masuk kantor tersebut. Masuknya mereka hanya ngobrol sesama petugas dalam ruangan.
Sementara para sopir angkot dan sopir jurusan luar kota santai di tempat duduk sambil bercanda dan mengisi kekosongan dengan bermain kartu.
Sejumlah sopir ditemui wartawan mengatakan bahwa mereka iseng duduk minum kopi dan makan siang sambil bermain kartu menunggu penumpang di Pasar Wagom dan Jalan Baru serta Pasar Kelapa Dua.
“Kitong iseng-iseng main kartu sambil baku ganggu sama-sama katong sopir saja, duduk makan siang dan minum kopi. Coba lihat semua kopi dan kopi susu lengkap dengan kue dan makanan,” katanya dengan nada senyum sambil teriak, Pace ko lewat to,” canda dia kepada teman sopir sambil garuk garuk kepala.
Sementara salah satu petugas yang ditemui wartawan di kantor terminal mengatakan bahwa WC itu sudah rusak ada yang tidak ada air.
“Memang sejak dibakar terminal tersebut pada bulan September 2019, WC terminal rusak karena tidak ada air,” kata dia yang tidak bersedia menyebutkan namanya sambil menunjukan kedua WC dan tempat wudhu.
Ditanya kapan diperbaiki, jawab petugas tersebut.” terminal tunggu keputusan dari Bapak Bupati baru diperbaiki. Kami hanya petugas di lapangan tunggu instruksi. Dan juga perbaikan terminal bersamaan dengan perbaikan Pasar Sentral Thumburuni Fakfak. Semua satu paket dan dana dari pusat,” jelasnya dengan ramah.
Kembali ditanyakan khusus untuk toilet yang telah bau busuk sekali kenapa tidak diutamakan dulu diperbaiki sehingga sopir bisa istirahat dan buang air besar dan kecil di WC sini? Jawab dia bahwa dari kantor Dinas Perhubungan tidak ada. Dan juga terminal sudah tidak digunakan hanya sopir saja yang datang untuk istirahat.
“Kalau mereka mau buang air besar dan kecil, mereka pulang ke rumah masing-masing, kadang mereka ke Pasar Ikan Wagom Tanjung, disana ada wc umum,” jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Fakfak saat akan dikonfirmasi tidak berada di kantor, menurut beberapa staf bahwa Kepala Dinas lagi keluar.
Sementara Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.sos, M.Si kemarin pagi yang mau ditemui wartawan Beritapapua.co di ruang kerjanya lantai tiga Pemda Fakfak ternyata sedang rapat sehingga tidak bisa di ganggu.
Menurut salah satu staf Bupati Fakfak ditemui di depan ruang kerja Bupati Fakfak mengatakan bahwa Bapak Bupati sedang rapat.
“Bapak sedang rapat dari tadi pagi,” katanya kepada wartawan Beritapapua.co.
Sementara Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, SE, MM saat akan dikonfirmasi sedang keluar kota.
Menurut Sekpri Wakil Bupati Fakfak bahwa Ibu wakil sedang dinas luar kota. “Saya tidak tahu kalau kapan pulang,” katanya kepada wartawan di ruang Sekpri Wakil Bupati Fakfak.
(Aldy)











