Papua Tengah

Ibadah Syukuran Pelantikan, Bupati Intan Jaya Ajak Masyarakat Bangkit Bersama Bangun Daerah, Tolak Pemekaran

25
×

Ibadah Syukuran Pelantikan, Bupati Intan Jaya Ajak Masyarakat Bangkit Bersama Bangun Daerah, Tolak Pemekaran

Sebarkan artikel ini
Tampak Bupati dan Wakil Bupati Aner Maiseni S.Kom.,SH, MH dan Elias Igapa, SE saat mengikuti ibadah syukuran pelantikan bersama masyarakat di distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Berita Papua, Nabire — Kabupaten Intan jaya, Papua Tengah, memulai babak baru dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Aner Maiseni dan Elias Igapa. Keduanya disambut meriah oleh antusias ribuan masyarakat Intan Jaya dalam acara syukuran yang digelar usai pelantikan, setelah tiba di distrik Sugapa pada Kamis (13/03/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Aner Maiseni berkomitmen untuk memajukan Kabupaten Intan Jaya. Ia menyebut bahwa kehadiran banyak orang di acara tersebut merupakan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Perputaran ekonomi akan terjadi ketika banyak orang datang ke sini. Ini adalah pendapatan bagi masyarakat Intan Jaya,” ujarnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk aktif bekerja, berkebun, dan beternak sebagai sumber penghasilan.

“Orang yang tidak berkebun atau beternak tidak akan mendapatkan uang. ASN (Aparatur Sipil Negara) yang berjumlah 2.000 orang di Intan Jaya akan membelanjakan uangnya jika ada barang yang bisa dibeli. Jika setiap orang mengeluarkan Rp100-200 ribu, mereka akan membeli apa? Mari kita ciptakan peluang ekonomi,” tegasnya.

Bupati terpilih ini juga menyoroti pentingnya mengurangi tingkat pengangguran di kalangan pemuda. Ia berjanji akan melibatkan anak-anak muda dalam program pembangunan, khususnya di bidang kebersihan lingkungan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan perhatian kepada anak-anak muda yang belum memiliki pekerjaan. Mereka akan dilibatkan dalam pembangunan Intan jaya,” ujarnya.

Aner juga meminta dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPR Papua Tengah) untuk menyampaikan kebutuhan Kabupaten Intan Jaya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

“Sebagai perwakilan rakyat, kami mohon agar kebutuhan Intan jaya disampaikan kepada pemerintah provinsi agar kita bisa bersama-sama mengatasi persoalan di sini,” katanya.

Ia menegaskan bahwa selama tidak ada pembangunan yang signifikan, tidak akan ada pemekaran wilayah di Intan Jaya.

“Saya sudah menolak pemekaran wilayah. Saya adalah seorang aktivis yang dulunya tidak memiliki pekerjaan, bahkan sempat menjadi anak jalanan. Sekarang saya menjadi Bupati. Saya tegaskan, Blok Wabu tidak ada, dan pemekaran wilayah juga tidak akan terjadi. Kita harus fokus membangun daerah ini,” tegasnya.

Aner juga mengajak gereja untuk turut serta dalam pembangunan di kabupaten Intan Jaya

“Pemerintah akan tetap bermitra dengan gereja. Kita akan mengubah pola pikir masyarakat melalui gereja dan pendidikan. Kita harus bangkit dari keterpurukan dan lebih memperhatikan pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, Ia mengumumkan program beasiswa bagi mahasiswa sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memajukan pendidikan.

“Mahasiswa tidak perlu lagi dibebani biaya pendidikan. Pemerintah akan memberikan beasiswa, bukan sekadar bantuan. Ini adalah tanggung jawab kami,” tegasnya.

Bupati Aner juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung acara pelantikan, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) yang telah memfasilitasi acara tersebut.

“Ini adalah rencana Tuhan. Terima kasih kepada semua yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, material, maupun daging untuk acara ini,” imbuhnya.

Ia juga berterima kasih kepada para musisi dan penyanyi yang telah memeriahkan acara tersebut.

“Mereka adalah pemain musik lama yang telah bersama saya sejak awal. Saya berjanji akan mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dua kali dalam setahun di Intan jaya,” pungkasnya.

(Arianda)