Papua

Disperindag Siap Setor PAD 1,6 Milyart di Tahun 2022

12
×

Disperindag Siap Setor PAD 1,6 Milyart di Tahun 2022

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperindag Kabupaten Jayapura, Theopilus Hendrik Tegay sedang memberi arahan kepada staf dan petugasnya tentang upaya yang akan dilakukan dalam mengejar target PAD yang sudah ditetapkan

BeritaPapua.co, Sentani – Sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil atau penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Jayapura, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jayapura siap menyumbang PAD sebesar 1,6 Milyar lebih di tahun 2022.

Demikian dikemukakan, Kepala Disperindag Kabupaten Jayapura, Theopilus Hendrik Tegay kepada awak media saat di temui di ruang kerjanya, Jumat (14/01/2022). Tegay menyatakan bahwa, jumlah 1,6 Milyar tersebut dengan sendirinya menjadi target yang akan dikerja oleh pihaknya sepanjang tahun 2022.

Menurutnya, nominal target PAD tersebut tidak ditentukan secara muluk-muluk, tetapi nominal tersebut benar-benar muncul berdasarkan analisa dan perhitungan matan yang buat oleh dirinya bersama dengan sejumlah stafnya.
Disinggung mengenai optimis mencapai target PAD yang telah ditentukan, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Jayapura menerangkan bawah dirinya sebelum menjabat kepala Disperindag telah berkecimpung lama di dunia pengelolaan pendapat daerah.

“Saya kepala Disperindag yang kurang lebih enam bulan diberi kepercayaan oleh Bapa Bupati, ya saya tetap optimis karena sebelum saya kesini saya juga kan mantan Kepala Bapenda Kabupaten Jayapura dan memang Kabupaten Jayapura ini membutuhkan pembiayaan pembangunan yang cukup besar, oleh seba itu pihaknya harus menyumbang PAD dengan jumlah 1,6 Milyar,” tukasnya.

Sejumlah upaya mulai dilakukan oleh pihaknya untuk mengejar terget yang telah ditetapkan. Salah satu upayanya adalah, tanggal 11 dan 12 Januari 2022, ia menggelar pertemuan dengan semua stafnya, baik staf di kantor tetapi juga staf dan petugas di Pasar Pharaa tentang penegasan darinya tentang apapun konsekuensinya, target PAD tahun 2021 sebesar 1,6 Milyar harus tercapai.

Upaya lainya adalah, pembagian tugas kepada staf untuk menata sekaligus mendata semua los-los di Pasar Pharaa Sentani. Staf harus mendata, misalnya di Los A ada berapa pedagang, siapa saja orangnya, demikian juga pendataan di Los B sampai ke semua Los-Los pasar.

Dijelaskan, jika semua los sudah didata dan ditata dengan baik maka dengan sendirinya akan muncul berapa PAD yang bisa di dapat dalam satu hari. Retribusi bukan hanya di Los A – F tetapi juga di los penjualan pakaian, los penjualan perkakas rumah tangga, los penjualan ikan, los penjahit dan lainnya yang ada di lokasi pasar.

“Saya sudah kasih target ke staf saya untuk setiap hari itu PAD mencapai 5.500.000,- . dengan rincian, jika 5 juta di dapat pada Pasar Pharaa Sentani, maka 500 ribunya bisa di dapat dari Pasar Genyem, Pasar Depapre, Pasar Demta dan Pasar Kaureh,” ungkapnya.

Untuk itu, sekarang mulai ada penataan di semua areal yang ada di Pasar Pharaa Sentani. Dan bukan hanya Pasar Pharaa Sentani tapi juga dilakukan penataan di Pasar Genyem, Depapre, Demta dan Kaureh. Karena penataan juga merupakan bagian dari tanggungjawab Disperindag.
Ditambahkan, sumber PAD Disperindag yang terbesar itu ada di pasar Pharaa Sentani, jadi dirinya bersama staf Perindag harus fokus kesana. Sesuai dengan penegasan pada saat rapat bahwa mulai minggu depan aktivitas staf untuk penarikan retribusi dari beberapa sumber retribusi akan ditingkatkan dan diawasi.

(YFT)