Berita Papua, Jayapura — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office Jayapura menandatangani perjanjian kerjasama dengan Sinode Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Tanah Papua untuk mengimplementasikan dan memperluas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di lingkungan rumah ibadah seluruh jemaat GKI di Tanah Papua, Rabu (5/6/2025).
Penandatanganan yang difasilitasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua ini dilakukan oleh Regional CEO BRI Jayapura, Pram Purnama Alam dan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt. Andrikus Mofu, M.Th.
Pram Purnama Alam menjelaskan bahwa perjanjian kerjasama ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam mempercepat digitalisasi daerah, khususnya digitalisasi tempat ibadah. Langkah ini bertujuan memberikan kemudahan bagi anggota jemaat dalam melakukan pembayaran derma atau persembahan secara online.
“BRI menghadirkan kemudahan bagi anggota jemaat dengan layanan pembayaran derma atau persembahan secara online menggunakan fasilitas Internet Banking BRI (BRImo) dan QRIS,” ujar Pram.
Regional CEO BRI Jayapura ini menambahkan bahwa inisiatif tersebut merupakan terobosan dalam memberikan kenyamanan bertransaksi secara daring melalui smartphone. “Kami berkomitmen untuk selalu memenuhi kebutuhan transaksi nasabah dengan praktis dan aman. Kami berharap masyarakat tetap dapat memberikan derma atau persembahan walaupun terbatasi oleh aktivitas,” ungkapnya.
Dengan sistem pembayaran QRIS ini, anggota jemaat dapat melakukan pembayaran derma atau persembahan dengan memindai barcode QRIS yang telah disediakan melalui aplikasi BRImo maupun aplikasi fintech lainnya seperti dompet elektronik GoPay, OVO, DANA, LinkAja, dan platform serupa.
Kerjasama ini diharapkan dapat memudahkan transaksi keagamaan di era digital sekaligus mendukung percepatan adopsi pembayaran nontunai di Papua.
Implementasi QRIS di rumah ibadah juga sejalan dengan program pemerintah untuk memperluas ekosistem pembayaran digital di seluruh Indonesia.
(Redaksi)











