Berita Papua, Jayapura — Ketua Lembaga Masyarakat Pemerhati Perbatasan Republik Indonesia (LMPP) Wilayah Papua, Hendrik Yoku, menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan sikap yang lebih dewasa dalam menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia.
Dalam pernyataannya di Jayapura, Selasa (19/8/2025), Hendrik Yoku menyebut ekspresi Wapres Gibran sangat dewasa dalam melihat penderitaan masyarakat Indonesia.
“Wakil Presiden Indonesia ini lebih fokus kepada masyarakatnya daripada melihat anggota DPR RI yang mewakili rakyat malah bersenang-senang dan berjoget-joget di atas penderitaan rakyat,” ujar Hendrik Yoku.
Hendrik Yoku menilai Wapres Gibran sangat memahami persoalan bangsa, termasuk isu kelangkaan minyak yang terjadi beberapa waktu lalu dan persoalan di Raja Ampat. Ia juga mengkritik proposal kenaikan gaji anggota DPR yang diajukan Menteri Keuangan di tengah kasus korupsi yang belum tuntas.
“Ini tentang persoalan mafia tanah dan korupsi. Buktinya Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hanya omong-omong saja dan sampai sekarang belum ada langkah-langkah atau tindakan yang lebih tegas lagi,” jelasnya.
Ketua LMPP Papua tersebut mengakui bahwa setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Namun, ia meyakini jika Wapres Gibran yang menjadi presiden, maka menteri-menteri yang kinerjanya buruk sudah akan dirombak.
“Seandainya Wapres Gibran Rakabuming Raka yang menjadi presiden saat ini, maka saya yakin pasti sudah dirombak para menteri-menteri yang ngawur kerjanya,” ungkapnya.
Hendrik Yoku berharap Presiden Prabowo Subianto dapat berpegang pada komitmennya untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Ia mengingatkan pernyataan Presiden yang pernah menyatakan rela mati untuk rakyat demi memberantas kejahatan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Oleh sebab itu, saya sangat memberi dukungan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk merombak menteri-menterinya,” pungkasnya.
(Yan Mofu)











