Kabupaten Jayapura

Konferda II KAP Jayapura Tuntut Prioritas bagi Pengusaha OAP: “Mereka Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri”

0
×

Konferda II KAP Jayapura Tuntut Prioritas bagi Pengusaha OAP: “Mereka Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri”

Sebarkan artikel ini
Ketua Pelaksana Konferda II Yang Juga merupakan Sekretaris Umum KAPP Kabupaten Jayapura, Yason Klemen.

Berita Papua, Jayapura — Semangat kebangkitan ekonomi orang asli Papua (OAP) mewarnai pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) II Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Jayapura. Bertempat di Ball Room Hotel Elohim, Sentani, pada Selasa (10/3/2026), agenda pemilihan dan penetapan ketua KAPP Kabupaten Jayapura ini berlangsung lancar dan khidmat.

Ketua Pelaksana Konferda II KAPP Kabupaten Jayapura, Yason Klemen, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KAPP Kabupaten Jayapura, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk awak media, yang turut menyukseskan jalannya konferensi.

“Kami mengucap syukur kepada Tuhan Yesus karena campur tangan-Nya, kegiatan yang berlangsung hari ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Yason kepada awak media di sela-sela acara.

Yason menjelaskan bahwa Konferda II ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi KAPP di delapan kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.

Ia menegaskan, meskipun KAPP berstatus sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang independen, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan pengusaha OAP.

“Kami tetap berada di satu lembaga ormas yang terlepas dari pemerintah, tetapi kami akan bersinergi dan mendengar arahan bupati serta gubernur setempat. Mereka yang memiliki program pembangunan, dan kami ingin menjadi mitra dalam menjalankan program-program tersebut di kabupaten dan provinsi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yason menekankan bahwa kehadiran KAPP adalah untuk memastikan pengusaha OAP mendapatkan porsi yang adil dalam pembangunan. Ia mendesak agar pengusaha lokal diprioritaskan dalam setiap proyek pekerjaan, tanpa memandang skala nilai kontrak.

“Pengusaha khusus orang Papua ke depan harus diprioritaskan dalam pekerjaan proyek. Mau nilai kecil atau besar, yang penting ada. Yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa terlibat aktif dalam pembangunan di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Dalam orasinya, Yason Klemen menyuarakan aspirasi mendasar para pengusaha adat Papua. Ia mengatakan, melalui wadah KAPP, para pengusaha OAP kini memiliki ruang untuk menyuarakan hak dan kepentingan mereka.

“Melalui Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) ini, kami dapat berbicara tentang pengusaha orang Papua yang memiliki tempat dan wilayah. Mereka harus menjadi tuan di negerinya sendiri untuk berusaha. Makanya, lembaga KAPP ini kami bentuk, tidak hanya di Kabupaten Jayapura, tetapi kami juga memiliki KAPP Pusat dan KAPP Provinsi Papua sebagai payung perjuangan,” ungkapnya.

Yason memastikan bahwa Konferda II yang digelar hari ini menjadi fondasi awal untuk perjuangan yang lebih panjang.

“Lembaga ormas KAPP Kabupaten Jayapura hari ini terlaksana dengan baik. Kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan berjuang terus untuk pengusaha orang asli Papua. Ini baru awal, dan kami siap bekerja keras untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

(Yan Mofu)