Berita Papua, Sentani — Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku mengajak seluruh pemuda di Kabupaten Jayapura untuk tidak terkotak-kotak dan bersatu menjadi garda terdepan pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Haris saat membuka kegiatan edukasi wirausaha pemuda yang digelar di Sentani, Kamis (7/5/2026).
“Kami bersama Bupati ingin agar semua pemuda di Kabupaten Jayapura tidak terkotak-kotak, tidak berjalan sendiri-sendiri, tidak bekerja sendiri-sendiri. Mari kita bersama membangun peradaban dengan pandangan yang lebih baik,” tegas Wabup Haris dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Haris mengapresiasi inisiatif Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jayapura, Sri Hadi Pamenang, yang menggelar kegiatan edukasi tersebut. Ia juga memuji Ketua KNPI Kabupaten Jayapura sebagai pemimpin dari kalangan pemuda.
“Harapan pemuda sudah ada, karena sudah ada pemimpin dari pemuda. Tidak boleh terpecah-pecah lagi, harus satu komando,” katanya.
Wabup Haris menyoroti kondisi degradasi moral dan semangat di kalangan pemuda saat ini. Ia mengingatkan agar pemuda tidak lebih banyak sibuk dengan gawai dan dunia maya.
“Pemuda jangan lebih banyak sibuk online. Perhatikan HP, tapi mari bangkitkan semangat membangun Kabupaten Jayapura,” ucapnya.
Haris menegaskan bahwa pemuda adalah tulang punggung sekaligus pelopor barisan terdepan pemerintah kabupaten.
“Kalau di gereja, pemuda itu tulang punggung gereja. Kalau kita di sini yang menjadi pelopor, garda terdepan untuk menjaga kabupaten ini,” katanya.
Ia berharap kegiatan edukasi ini mampu membuka wawasan pemuda tentang tugas dan peran mereka. Para peserta diminta memiliki satu visi, satu pandangan, dan satu komitmen agar apa yang direncanakan bisa terukur dan terlaksana.
“Pemuda jangan takut bersaing. Pemuda tidak boleh gugup dengan keadaan dan tidak boleh minder dengan situasi. Pemuda harus bangkit,” ujarnya.
Wabup juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan sejak sekarang. Menurutnya, setelah masa jabatan bupati dan wakil bupati berakhir, giliran pemuda yang akan memimpin ke depan.
“Tuhan tidak menciptakan kita hanya lahir, besar, mati, selesai. Tuhan ciptakan kita karena punya satu alasan. Salah satu yang kita lakukan hari ini adalah menggali potensi lewat wirausaha,” tambahnya.
Ia menutup sambutannya dengan harapan agar pemuda diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga apa yang dibicarakan, didengar, dan dilakukan dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan banyak orang.
(Yan Mofu)











