Kabupaten Jayapura

Turnamen U-23 Kabupaten Jayapura Digelar, Bidik Bibit Untuk Persidafoon Liga 4

0
×

Turnamen U-23 Kabupaten Jayapura Digelar, Bidik Bibit Untuk Persidafoon Liga 4

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Srihadi Pamenang.

Berita Papua, Sentani — Turnamen Sepak Bola U-23 resmi digelar di Kabupaten Jayapura. Kegiatan ini bertujuan untuk membina talenta muda sekaligus mencegah generasi muda terjerumus ke hal-hal negatif.

“Turnamen U-23 salah satunya untuk mengurangi risiko pemuda kepada hal-hal yang negatif. Yang kedua, untuk melakukan pembinaan terhadap talenta-talenta anak-anak muda dalam persepakbolaan,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Srihadi Pamenang, di Sentani, Jumat (17/6/2026).

Srihadi menjelaskan, hasil dari turnamen ini akan menjadi ajang rekrutmen untuk tim Persidafon yang akan berlaga di Liga 4 pada September mendatang.

“Salah satu output dari kegiatan ini adalah kita akan membina tim Persidakon yang muncul pada Liga 4 yang nanti akan dikenal pada September,” katanya.

Turnamen ini diikuti sekitar 400 pemain dari 19 tim. Awalnya ada 20 tim yang mendaftar, namun satu tim dinyatakan gugur karena tidak lolos verifikasi pemain.

“Jumlah peserta sekitar 400-an. Ada 19 tim. 20 tim tapi satunya mundur karena tidak verifikasi dia punya pemain. Dan juga mungkin masalah anggaran karena memang di era sekarang ini efisiensi ini kan susah sekali,” jelasnya.

Turnamen menggunakan sistem setengah kompetisi. Sistem ini dipilih karena fokus utama kegiatan adalah pembinaan dan pencarian bibit pemain.

“Kita sistemnya setengah kompetisi. Karena ini sistem pembinaan jadi harus setengah kompetisi. Karena kita mencari bibit,” ujarnya.

Pelaksanaan turnamen dimulai hari ini dan akan berlangsung hingga tanggal 1 Agustus 2026, atau sekitar 13 hari ke depan.

Srihadi berharap seluruh peserta, oficial, manajer, dan suporter dapat menjaga sikap dewasa selama turnamen berlangsung.

“Harapan saya sebagai pelaksana itu para penonton, pemain, supporter, oficial, dan manajer harus punya sifat dan sikap dewasa. Artinya, ini kan untuk sebagai ajang tali silaturahmi. Di samping itu bakat-bakat anak-anak muda ini mereka bisa hidup sehat, hidup berprestasi, berguna untuk masyarakat dan pemerintah,” harapnya.

Ia juga menegaskan bahwa turnamen ini khusus untuk club-club yang berasal dari Kabupaten Jayapura supaya untuk memudahkan proses pembinaan dan negosiasi pemain ke tim Persidafon.

“Dan memang ini kami ambilnya khusus Kabupaten Jayapura. Kalau kita ambil dari luar susah lagi kita negosiasi. Kalau pemain-pemain dari Kabupaten Jayapura kan gampang kita bisa nego,” pungkasnya.

(Yan Mofu)