BeritaPapua.co, Mamberamo Raya — Sebanyak Ratusan pegawai honorer yang tergabung dalam Aliansi Honorer Nasional (AHN) kabupaten Mamberamo Raya menggelar unjuk rasa dengan membawa sejumlah spanduk dan pernyataan sikap mereka guna menolak sejumlah kebijakan pemerintah daerah setempat.
Aksi ini di berlangsung di Kasonaweja, distrik Mamberamo tengah, dengan melakukan pemalangan sejumlah fasilitas perkantoran yang ada, buntut dari kekesalan mereka selaku tenaga honorer yang menurut pernyataan sikapnya sudah tidak di bayarkan selama enam bulan terakhir.
Selain upah sebagai honorer yang belum di realisasikan, Pemerintah daerah kabupaten Mamberamo juga hendak merumahkan seluruh tenaga honorer tanpa alasan yang jelas membuat mereka turun ke jalan dengan lakukan aksi.
Berikut beberapa Poin pernyataan sikap melalui rilis yang media ini Terima. 1. Kami honorer kabupaten Mamberamo Raya minta kepada bupati DR (HC) Jhon Tabo, MBA untuk segera membayar hak/gaji honorer yang sudah II Triwulan belum di bayarkan. 2. Kami honorer juga menolak dengan tegas keputusan bupati Mamberamo Raya untuk dirumahkan. 3. Kalau bapak Bupati Mamberamo Raya mau buka palang, bayar dulu hak/gaji honorer II triwulan. Yang terakhir para honorer menegaskan bahwa yang bisa membuka palang kantor di Kasonaweja hanyalah Bupati dengan cara membayar hak/gaji honorer.
Pernyataan itu ditandatangani oleh ketua AHN Kabupaten Mamberamo Raya Manuel Mambrasar bersama sekretaris AHN Andi Soromaja tertanggal Jumat 2 September 2022.
Menurut Manuel Mambrasar via telefon selulernya mengatakan aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dari belum dibayarkannya hak/gaji honorer selama II triwulan. Persoalan ini terkesan sangat lambat di respon pemerintah setempat, sehingga memicu protes hingga tenaga honorer.
Manuel mewakili 1800 tenaga honorer yang ada di Pemda Mamberamo Raya minta kepada bupati DR. (HC) Jhon Tabo. MBA agar segera turun tangan mengatasi permasalahan ini.
Diharapkan agar bapak bupati/wakil bupati Mamberamo bisa segera merespon aksi tenaga honorer ini, agar tidak berbuntut panjang serta merugikan banyak pihak.
Aksi ini berjalan lancar dengan pengawalan dari Polsek Mamberamo tengah, di backup personil Polres.
(RH)











