BeritaPapua.co, Karubaga — Sesuai arahan Penjabat Bupati Tolikara Marthen kogoya bahwa Program prioritas Pemerintah Pusat tahun ini 2023 adalah menurunkan angkah Stunting seluruh Indonesia. Kabupaten Tolikara merupakan salah satu daerah yang memiliki angka Stuting tertinggi sehingga Dinas Ketahanan Pagan salah satu Instansi teknis yang harus mengelontorkan beberapa program yang diarahkan sebesar-besarnya mampu menurunkan angkah Stunting.
Maka dari itu Dinas Ketahanan Pagan Tolikara sebagai pelaksana Program Pemerintah telah menterjemahkan program prioritas dengan memetakan 21 lokus atau lokasi khusus di beberapa titik yang akan diintervensi Pemerintah Tolikara melalui Dinas Ketahanan Pagan.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Ketahanan Pagan Tolikara Demius Penggu saat Rapat dan Penyerahan Dokumen Penggunaan Anggaran DPA kepada masing-masing Kepala Bidang dan Sekretaris sesuai bidang kegiatannya di kantor Dinas ketahanan Pagan di Karubaga Selasa (21/3/2023) lalu.
Menurut Kepala Dinas Demius penggu bahwa Dinas Ketahanan Pagan Tolikara memiliki dua bidang yaitu bidang konsumsi pagan dan bidang kontribusi pagan. Dari dua bidang ini telah menjabarkan beberapa aksi kegiatan seperti 7 unit gapoktan dan beberapa home industri yang tersebar di Tolikara.
“Dalam tahun 2023 ini,kami didanai dana otonomi khusus untuk meningkatkan pagan lokal dari pembinaan pertanian dan home industri. Saya berharap kepala bidang dan sekretaris kita bersama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang bermutu tinggi,” ujar Kepala Dinas Demius penggu.
Ditambahkannya bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mengantisipasi krisis pangan dunia, Pemerintah Daerah mengantisipasi dengan menyiapkan pagan lokal yang cukup sehingga Dinas Ketahanan Pagan melalui 7 unit gapoktan yang ada beberapa titik menyiapkan pagan lokal yang cukup dari hasil pertanian unggulan.
“kami punya hasil pertanian unggulan seperti sayur-mayur, buah-buahan,dan kopi serta keladi dan umbi-umbian. Selain itu peternakan unggulan seperti babi,ayam,dan ikan kolam,komoditi unggulan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pintanya.
Sebagai aksi nyata menurut rencana Kepala Dinas Demius penggu bahwa dalam beberapa bulan kedepan Dinas Ketahanan Pagan akan mengelar pasar murah pagan lokal di beberapa pusat pertumbuhan ekonomi dan pembagunan yaitu dipusatkan di Distrik Karubaga,Kanggime,Mamit,dan Bokondini.
“kami juga sudah ambil langkah antisipatif lonjakan harga barang pada hari-hari besar keagamaan seperti hari raya idul fitri yang dirayakan umat muslim dimulai bulan ini dan hari raya natal bagi umat nasrani di bulan desember,” pungkasnya.
(Roy Hamadi)











