Politik

45 Bacaleg Resmi Diterima KPU, Golkar Harap Ada Keterwakilan Penyandang Disabilitas di DPR Papua

1
×

45 Bacaleg Resmi Diterima KPU, Golkar Harap Ada Keterwakilan Penyandang Disabilitas di DPR Papua

Sebarkan artikel ini
Sekretaris DPD Partai Golkar Papua, Yoppi Ingratubun Secara Resmi Menyerahkan Berkas Bakal Calon Legislatif ke KPU dan Bawaslu

BeritaPapua.co, Jayapura — 45 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Papua resmi diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Minggu (14/5/2023) malam.

Sekretaris DPD Partai Golkar Papua Yoppi Ingratubun mengatakan masih ada wajah lama yang ikut dalam pesta demokrasi 5 tahunan ini termasuk salah satu bacaleg yang memiliki kondisi disabilitas.

Kata dia mengingat bagaimanapun juga, para caleg senior inilah yang meletakkan dasar dan patut diberikan penghargaan untuk ikut berkompetisi di 2024 mendatang.

“Tetapi kita juga ada perbandingan 50-40 caleg. Jadi lebih banyak generasi penerus daripada teman-teman kita yang senior,”kata Yoppi Ingratubun saat konferensi pers.

Ia menjelaskan Golkar adalah partai terbuka, sehingga didalam pelaksanaan rekrutmen kader tidak memilah.

“Kami justru ingin merangkul semua komponen, sebab mereka juga adalah bagian dari warga negara Indonesia. Kami juga merasa senang, merasa bahagia karena teman-teman disabilitas memilih menyalurkan aspirasi mereka ke partai politik yaitu Golkar dan kami memberikan ruang kepada mereka untuk bisa berkembang di partai ini,” ujarnya.

Dia berharap kedepannya ada keterwakilan Disabilitas di dalam parlemen. Selain itu juga merekrut kaum muda yang punya potensi. Khususnya anak-anak muda Papua yang bisa berperan secara langsung dalam partai politik.

“Kita berani menjual salah satu kader kami untuk menarik kawula muda yang nota bene Pemilu 2024 dari kaum milenial. Sehingga kita berani memasang silang ada senior. Ada Junior, sehingga kita saling melengkapi, antara satu dengan yang lain,”katanya.

Pihaknya mengajak teman-teman parpol untuk mensukseskan pesta demokrasi ini dengan nilai-nilai demokrasi yang baik dan mendidik. Sehingga keterwakilan yang di harapkan menyambung aspirasi rakyat di DPR bisa diharapkan untuk berdiri memihak kepada kepentingan rakyat.

Ditambahkan Partai Golkar Provinsi Papua memilih untuk mendaftar di batas akhir waktu pendaftaran, pada tanggal 14 Mei 2024 di hari Minggu. Dikatakan Yopi, hal ini adalah pilihan tepat bagi Golkar.

“Jadi setelah kader-kader Golkar yang beragama Nasrani beribadah dan juga dengan semangat yang ada kita mendaftar di tanggal 14 Mei yang menjadi hari terakhir. Kedua internal partai yang terus koordinasi, sehingga Puji Tuhan hari ini partai kami bisa mendaftarkan diri ke KPU dan dokumennya dinyatakan 100 persen diterima,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)