Saireri

Tanggapi Instruksi Presiden, Pj Bupati Bersinergi Perangi Stunting di Yapen

0
×

Tanggapi Instruksi Presiden, Pj Bupati Bersinergi Perangi Stunting di Yapen

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Yapen, Cyfrianus Yustus Mambay saat memberikan asupan gizi bagi anak-anak di Kampung Woniwon, Distrik Yawakukat

BeritaPapua.co, Serui — Presiden Joko Widodo mentargetkan penurunan angka gagal tumbuh atau Stunting sebesar 14 persen harus tercapai hingga tahun 2024 mendatang.

Karena stunting saat ini masih menjadi masalah besar yang harus segera diselesaikan di Tanah Air. Apalagi stunting dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia sebuah negara, bukan hanya berdampak kepada kondisi fisik anak, melainkan juga kesehatan hingga kemampuan berpikir anak.

Guna mengimplementasikan instruksi persiden, Pj Bupati Cyfrianus Yustus Mambay mengatakan pemerintah daerah kepulauan yapen telah mengambil sejumlah langkah langkah dengan bekerja sama dari dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, pustu bahkan tingkat distrik dan kampung pun sama sama melakukan sinergi guna penanganan kasus stunting di kabupaten kepulauan Yapen.

Dia mengemukakan bahwa telah dilakukan pembagian bapak asuh guna menangani anak anak yang mengalami stunting setelah menerima data data dari dinas teknis, sehingga penanganan dapat dilakukan secara rutin.

Seperti halnya pendataan Stunting yang dilakukan oleh petugas kesehatan di kampung Woniwon, Distrik Yawakukat, Selasa (28/2/23)

“Kampung waniwon ini, saya sekaligus menyaksikan secara langsung anak anak setelah didata dari bidan di tingkat kampung, mengalami stunting dan gizi buruk, kemudian saya hari ini langsung datang ke lokasi dan melihat, meyaksikan sendiri dan kemudian ini akan dilakukan tindakan tindakan dan langkah langkah untuk terus memberi asupan gizi yang cukup untuk beberapa waktu kedepan,” ujarnya

Selain itu kata Mambay telah dilakukan observasi pada sejumlah anak dan balita yang diukur, sehingga dapat memantau tumbuh kembang anak untuk standar standar anak yang mengalami stunting, sehingga bisa menentukan apakah penanganan ini mengalami kemajuan atau penurunan.

Diungkapkan Mambay, bahwa di kampung Waniwon sendiri, ada 18 orang anak anak yang terdata mengalami stunting. Namun setelah dipantau dari bulan bulan sebelumnya telah terjadi peningkatan berat badan anak tersebut.

“Intervensi terus akan dilakukan, dan berharap hingga 6 bulan kemudian akan mengalami penurunan yang signifikan di kabupaten kepulauan Yapen,” pungkasnya.

(AG)