Berita

Sosialisasikan 4 Program Prioritas, Pemerintah Genjot Pembangunan di Sarmi

0
×

Sosialisasikan 4 Program Prioritas, Pemerintah Genjot Pembangunan di Sarmi

Sebarkan artikel ini
Bernard Cawem, selaku Kepala Suku Isirawa dan Ketua Dewan Adat Sarmi

Berita Papua, Sarmi — Bernard Cawem, selaku Kepala Suku Isirawa dan Ketua Dewan Adat Sarmi, menyerukan pentingnya dukungan masyarakat terhadap program-program pemerintah dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Sarmi.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Distrik Pantai Barat, Jumat (12/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya masyarakat adat Suku Isirawa, agar dapat menerima dan mendukung program pembangunan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.

“Program pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Selain itu, keamanan yang kondusif juga menjadi prasyarat utama,” tegas Bernard Cawem.

Ia menyebutkan sejumlah program yang sudah berjalan di Sarmi, seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Program-program ini merupakan bagian dari Astacita Presiden Prabowo Subianto yang didukung penuh oleh Bupati Sarmi.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan rasa aman. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya TNI atau Polri. Dimulai dari diri sendiri, bukan menyalahkan orang lain,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh setempat, antara lain:

· Yofef Aweta (Kepala Distrik Pantai Barat)

· Yosepina Cawem (Anggota MRP)

· Abimelek Catur (Sekretaris Kampung Webro)

· Pdt. Yan Serto (Ketua Klasis GKI Apawer dan Arbais)

· Ebos Catur (Ondo Afi Webro)

· Otis Rensina (Ondoafi Karfasi)

Mereka memberikan apresiasi terhadap inisiatif Bernard Cawem dalam menyosialisasikan program pemerintah. Kepala Distrik Pantai Barat dan tokoh lainnya menilai kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat.

Kegiatan serupa rencananya akan terus dilaksanakan guna memastikan tidak ada lagi penolakan terhadap program pemerintah dan terciptanya kondisi yang mendukung pembangunan di Sarmi.

(Redaksi)