Berita Papua, Jayapura — Anggota DPR Papua Tengah dari Partai Bulan Bintang (PBB), Yones Waine, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah atas kepercayaan yang diberikan kepada putra asli Kabupaten Dogiyai untuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan provinsi.
Dalam keterangan tertulisnya di Kantor Gubernur, Senin (9/9/2025), Waine yang merupakan wakil rakyat dari Dapil 6 Kabupaten Dogiyai ini menyebut penunjukan Albertus Iyai sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta BPMK Provinsi Papua Tengah sebagai momentum bersejarah.
“Saya melihat kembali puluhan tahun di Provinsi Papua induk, kami orang asli Dogiyai tidak pernah menduduki jabatan Eselon II. Namun setelah pemekaran Provinsi Papua Tengah sudah tercatat sebagai satu sejarah baru orang asli Kabupaten Dogiyai bisa menduduki jabatan Eselon II,” ungkap Waine.
Politisi PBB ini mengakui bahwa selama ini masyarakat Dogiyai merasa terabaikan meski memiliki komitmen politik yang tinggi.
“Komitmen politik masyarakat Kabupaten Dogiyai periode ke periode sangat tidak diragukan, baik itu pemilihan Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRP, dan Gubernur. Tetapi kami orang asli Dogiyai merasakan terbuang di balik komitmen politik itu,” katanya.
Waine memberikan pujian khusus kepada kepemimpinan Gubernur Mecky Nawipa, SH dan Wakil Gubernur Deinas Gley, S.Sos, M.Si yang dinilai mampu memberikan kesempatan yang adil kepada putra-putra daerah Papua Tengah.
“Melalui Gubernur Bapak Mecky Nawipa dan Wakil Gubernur Bapak Deinas Gley, bisa membangunkan semangat komitmen politik orang asli Kabupaten Dogiyai yang sesungguhnya,” tuturnya.
Legislator Papua Tengah ini berharap kepercayaan yang diberikan ini dapat dirawat dan dipelihara untuk menciptakan pemerataan pembangunan dan kesempatan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.
Ia juga menyampaikan bahwa penunjukan putra asli Dogiyai dalam jabatan strategis ini dapat menjadi langkah awal pemerataan kesempatan bagi seluruh kabupaten di Papua Tengah dalam pembangunan daerah.
“Mari kita memelihara dan merawat budaya komitmen politik dan sebuah kepercayaan yang diberikan kepada orang asli Kabupaten Dogiyai pertama kalinya,” pungkas Waine.
(Renaldo Tulak)











