Papua Tengah

Pegawai Distrik Mapia Tewas Tertimbun Longsor di Jalan Nabire-Ilaga, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

0
×

Pegawai Distrik Mapia Tewas Tertimbun Longsor di Jalan Nabire-Ilaga, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Tampak foto Seorang pegawai Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, bernama Silas Magai yang tewas akibat tertimbun longsor di kilometer 139 ruas jalan Nabire-Ilaga. (Ist)

Berita Papua, Nabire — Seorang pegawai Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, bernama Silas Magai tewas tertimbun longsor di kilometer 139 ruas jalan Nabire-Ilaga pada Minggu (1/9/2025).

Korban saat itu sedang melakukan perjalanan dinas dari Nabire menuju Dogiyai menggunakan kendaraan roda empat pada Sabtu (31/8/2025).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPR PT) Yones Waine menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian ini. Menurut Waine, Magai dan rombongannya terpaksa berjalan kaki sejauh 300 meter setelah kendaraan mereka terhenti akibat longsoran di ujung lokasi kejadian.

“Rombongannya berhasil menyelamatkan diri, namun Magai tertimbun susulan longsor yang lebih besar di KM 139,” ungkap Waine dalam keterangan tertulis, Senin pagi (1/9/2025).

Akibat akses jalan Nabire-Ilaga dalam sebulan terakhir mengalami longsor di beberapa titik, khususnya di kilometer 139-141 dan kawasan Gunung Gamei. Kondisi ini menyebabkan akses transportasi roda 2 maupun roda 4 lumpuh total.

Dampak terputusnya akses jalan ini sangat dirasakan masyarakat di 3 kabupaten yaitu, Dogiyai, Deiyai, dan Paniai. Harga sembako dan bahan bakar minyak (BBM) pun melonjak hingga 2 kali lipat, mengganggu pertumbuhan ekonomi masyarakat di ke-3 wilayah tersebut.

Waine mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama 3 kabupaten terdampak dan kontraktor jalan nasional Nabire-Ilaga untuk segera berkonsultasi dengan kementerian terkait. Pasalnya, jalan tersebut berstatus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pemerintah jangan menunggu harga sembako dan BBM terus melonjak, serta korban jiwa terus berjatuhan akibat longsor. Kontraktor perawatan akses jalan dan jembatan Nabire-Ilaga harus mengambil inisiatif untuk pencegahan sebelum ada korban yang lebih banyak,” tegas Waine.

(Renaldo Tulak)