Berita

Jemaat GKI Bagaiserwar Sarmi Gelar Ibadah Syukur 1 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

0
×

Jemaat GKI Bagaiserwar Sarmi Gelar Ibadah Syukur 1 Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini
Tampak Penatua Gereja GKI Bagaiserwar, Elisias Awete memimpin ibadah syukur mendoakan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Berita Papua, Sarmi — Jemaat Gereja GKI Bagaiserwar, Distrik Sarmi Timur, Kabupaten Sarmi, menggelar ibadah khusus dalam rangka mendoakan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Jumat (7/11/2025).

Ibadah yang dilaksanakan pukul 09.00 WIT ini sekaligus dirangkaikan dengan ibadah syukur keluarga menjelang perayaan Natal tahun 2025.

Penatua Gereja GKI Bagaiserwar, Elisias Awete menjelaskan bahwa ibadah ini memiliki makna penting sebagai wujud syukur dan doa bagi pemimpin negara.

“Ibadah ini dilaksanakan dalam rangka mendoakan kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sekaligus dirangkaikan dengan ibadah syukur keluarga menjelang perayaan Natal tahun 2025,” ujar Elisias.

Tampak warga kampung Bagaiserwar menerima bantuan paket sembako dari Presiden.

Ia menekankan bahwa ibadah merupakan salah satu tiang penyangga iman yang membentuk cara pandang positif masyarakat terhadap negara.

“Ibadah ini merupakan salah satu tiang penyangga iman sehingga kita dapat melihat negara ini dari hati, agar supaya apa yang diberikan negara kepada kita sebagai masyarakat dapat kita syukuri, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa tidak mendapatkan keadilan karena dia percaya akan iman Tuhan,” jelasnya.

Dalam ibadah tersebut, jemaat secara khusus mendoakan masa kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran agar dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Dalam kegiatan ibadah ini, kami mendoakan masa kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI agar selalu diberikan kesehatan serta umur yang panjang untuk terus membangun negara ini, terutama Papua, agar sama dengan wilayah lain,” kata Elisias.

Pendeta Elisias menegaskan bahwa ibadah seperti ini menjadi momen untuk memperkuat iman jemaat agar selalu berpikir positif dalam menanggapi berbagai persoalan.

“Ibadah seperti ini adalah momen untuk memperkuat iman jemaat agar selalu berpikir positif dalam menanggapi suatu masalah, sehingga dapat bersama-sama menciptakan situasi keamanan yang kondusif di daerah masing-masing,” ujarnya.

Elisias juga menyampaikan rasa syukur atas berkah yang diterima jemaat, termasuk bantuan sembako dari pemerintah pusat yang dibagikan dalam kegiatan ibadah.

“Tak lupa saya sebagai tokoh agama mengucap syukur atas berkat yang telah diberikan sehingga dengan kemurahannya, hari ini kami dapat melaksanakan ibadah. Selain memperkuat iman, ada juga dampak ekonomis yang diperoleh jemaat yang hadir berupa bantuan sembako dari pemerintah pusat, yang sangat berarti dalam menunjang dan meringankan perekonomian masyarakat kecil,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)