Berita

Simon Kossay: Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ajakan Masyarakat Papua Jaga Persatuan dan Dukung Pembangunan Berlandaskan Nilai-nilai Pancasila

0
×

Simon Kossay: Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ajakan Masyarakat Papua Jaga Persatuan dan Dukung Pembangunan Berlandaskan Nilai-nilai Pancasila

Sebarkan artikel ini
Kepala Suku Besar Pegunungan Tengah Kabupaten Keerom, Simon Kossay.

Berita Papua, Keerom — Menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, Kepala Suku Besar Pegunungan Tengah Kabupaten Keerom, Simon Kossay, mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat adat Pegunungan Tengah yang berdomisili di Kabupaten Keerom, untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, serta mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ajakan itu disampaikan Simon Kossay di Keerom, Minggu (31/5/2026), dalam rangka memaknai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi pemersatu bangsa.

Menurut Simon, Pancasila telah mempersatukan seluruh suku, agama, ras, dan golongan di Indonesia, termasuk masyarakat adat Papua.

Ia menilai nilai-nilai Pancasila sejalan dengan kehidupan masyarakat adat yang mengedepankan musyawarah, kebersamaan, gotong royong, penghormatan terhadap sesama, serta penyelesaian masalah secara damai.

“Pancasila bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia termasuk Orang Asli Papua. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan kita untuk hidup saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Simon Kossay.

Simon Kossay menyampaikan bahwa keberagaman suku dan budaya di Papua merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan maupun mengganggu kehidupan harmonis yang selama ini berlangsung.

Ia menegaskan, pembangunan di Papua membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga generasi muda sebagai penerus pembangunan.

“Kita harus melihat pembangunan sebagai kesempatan untuk memajukan masyarakat. Oleh karena itu masyarakat perlu terlibat secara aktif, memberikan masukan yang baik, serta menjaga situasi keamanan agar seluruh program dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurut Simon, berbagai program pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, memperbaiki infrastruktur, meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat perekonomian masyarakat di kampung-kampung.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat adat untuk terus mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat, termasuk persoalan hak ulayat maupun perbedaan pendapat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Pada kesempatan tersebut, Simon Kossay memberikan apresiasi kepada berbagai elemen masyarakat yang selama ini berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial di Kabupaten Keerom sehingga situasi daerah tetap aman dan kondusif.

Dalam momentum Hari Lahir Pancasila, Simon Kossay berharap generasi muda Papua dapat terus meningkatkan pendidikan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menjadi pelopor persatuan dan pembangunan di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kedamaian, dan membangun Papua yang maju, aman, serta sejahtera. Sebagai masyarakat adat, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga tanah ini sekaligus menjaga persatuan bangsa Indonesia,” pungkas Simon Kossay.

(Redaksi)