Hukum

Pelanggaran Ops Patuh 2025 Didominasi Pengendara Tak Pakai Helm, Kapolresta Sebut Rendahnya Kesadaran Masyarakat

0
×

Pelanggaran Ops Patuh 2025 Didominasi Pengendara Tak Pakai Helm, Kapolresta Sebut Rendahnya Kesadaran Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR.

Berita Papua, Jayapura — Mayoritas pelanggaran dalam Operasi Patuh Cartenz 2025 pada 14-27 Juli di Kota Jayapura didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan bahwa hal ini disebabkan rendahnya kesadaran pengendara akan pentingnya alat pengaman kepala saat berkendara.

“Setiap pembelian sepeda motor sebenarnya sudah dilengkapi dengan helm SNI, tetapi karena kelalaian pengendara, banyak yang enggan memakainya. Padahal, helm sangat vital untuk keselamatan,” tegas Fredrickus dalam konferensi pers di Aula Mapolresta Jayapura, Selasa pagi (29/7/2025).

Didampingi Kabag Ops Kompol Ferdinand E. Numbery dan KBO Satuan Lalu Lintas Ipda Fanny Krebru Dalam pemaparannya, Kapolresta juga mengungkapkan peningkatan angka kecelakaan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun 2025, tercatat 36 kasus kecelakaan, naik dari 26 kasus pada 2024. Meski tidak ada korban jiwa, luka berat dan ringan meningkat dengan total kerugian materiil mencapai Rp86,5 juta,” jelasnya.

Fredrickus berharap masyarakat lebih sadar akan keselamatan berkendara meski tidak ada operasi.

“Kita bersama-sama harus mewujudkan Kamseltibcar Lantas. Tertib berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” tandasnya.

Operasi Patuh Cartenz 2025 digelar untuk menekan pelanggaran dan menurunkan angka kecelakaan di jalan raya sehingga, Kapolresta mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas guna mengurangi risiko fatal di jalan.

‎”Harapan kami, walaupun tidak ada Operasi masyarakat bisa semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Untuk itu bersama wujudkan Kamseltibcar Lantas di jalan raya kita semua harus tertib berlalulintas, karena hal tersebut adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)