Info Jayapura

Rustan Saru Tegaskan Senin Besok Pasar Hamadi Ditutup

1
×

Rustan Saru Tegaskan Senin Besok Pasar Hamadi Ditutup

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru

Jayapura, BeritaPapua.com — “Senin besok pasar hamadi akan kita tutup sementara untuk tidak beroperasi hingga 2 minggu kedepan,” ungkap Wakil Wali Kota Jayapura.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penutupan sejumlah akses warga di kompleks dimana tempat tinggal warga yang positif corona.

“Yaitu lokasi hamadi rawa satu, tembus ke argapura, akan kita tutup, kemudian lokasi dibelakang Hamadi Pontong juga akan kita tutup,”tegas Wakil Wali Kota.

Untuk memastikan kembali warga pasar ikan di hamadi, terbebas dari Penyebaran Corona, pokja penanganan gugus tugas covid 19 kota Jayapura akan melakukan Rapid Test kepada warga setempat. Jika terdapat reaktif corona, pihaknya akan menutup Pasar ikan Hamadi.

Selain memeriksa rapid test, pihaknya akan mendata jumlah warga untuk mendapat bantuan selama penutupan berlangsung.

“Kita rapid tes semuanya agar kita tahu pasti berapa yang reaktif disitu,”cetus Wakil Wali Kota.

Guna memutus penyebaran covid 19, tim pokja penindakan akan menyediahkan tempat khusus bagi keluarga warga yang positif terkenah Corona, atau kepada mereka yang reaktif rapid test, termasuk kepada mereka ynag Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) untuk menjalani isolasi diri.

“Ini untuk kita karantinakan satu tempat sehingga muda kita control dan kita awasi,”jelas Wakil Walikota.

“Pihaknya berharap, warga dapat ketahui dan memahami agar tidak kaget, jika kita tiba-tiba menutup pasar hamadi dan melakukan lockdown di Pasar, karena disana merupakan daerah mengawatirkan menjadi zona merah, “tambahnya.

Untuk diketahui, tadi malam ada penambahan 10 orang  yang positif, dari hasil  Swab penjual ikan di kota Jayapura, penjual ikan kita yang terbanyak positif di adalah dari warga pasar hamadi,”ungkap Rustan Saru yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Jayapura, Usai memimpin rapat terbatas, Jumat 8 Mei 2020.

Hingga kini, 10 pedagang ikan keliling telah menjalani perawatan medis di rumah sakit umum daerah Dok dua Jayapura.

(Red)