Info Jayapura

Tak Terima Hasil Pengumuman CASN, Masa Pendemo Blokir Semua Akses Jalan Masuk Kantor Walikota Jayapura

353
×

Tak Terima Hasil Pengumuman CASN, Masa Pendemo Blokir Semua Akses Jalan Masuk Kantor Walikota Jayapura

Sebarkan artikel ini
IMG 20240627 WA0133 jpg
Tampak masa pendemo memblokir gapura pintu masuk utama kantor Walikota Jayapura.

Berita Papua, Jayapura — Tak terima atas hasil pengumuman Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, masa pendemo memblokir semua akses jalan masuk dan keluar kantor pemerintahan Walikota Jayapura.

Tergabung dalam 4 kelompok, masa yang gabung dalam putra putri Port Numbay menutup gapura jalur masuk kantor Walikota Jayapura termasuk 2 gerbang utama kantor Walikota dan 1 gerbang jalur belakang kantor Walikota Jayapura, Kamis (27/5/24).

Berdasarkan spanduk yang terpampang di salah satu gerbang masuk kantor Walikota Jayapura, dengan tuntutan diantaranya tertulis :

Bersama ini kami masyarakat Port Numbay menyampaikan beberapa perihal keberatan terkait pengumuman hasil pengangkatan formasi CASN pemerintah kota Jayapura tanggal 25 Juni 2024 :

1. Pemberkasan ulang yang dilakukan oleh Walikota melalui kepala opd dianggap tidak sesuai dengan janji kedua pejabat Walikota Jayapura (Bapak Franz Vicky dan Bapak Christian Sohilait)

2. Formasi casn yang diumumkan tidak mengalami perubahan akan tetapi hanya mengalami pengurangan jumlah sehingga disinyalir masih banyak nama-nama siluman yang diakomodir sehingga kami masyarakat asli portnumbai dan para honorer yang benar-benar telah mengabdi menjadi korban.

3. Kami minta untuk bapak PJ Walikota menunda Hasil tersebut dengan rencana pelaksanaan tahapan selanjutnya sampai janji kedua PJ Walikota Jayapura direalisasikan karena Kami menganggap kedua PJ Walikota telah melakukan pembohongan terhadap kami masyarakat asli port Numbay

4. Kami minta DPR Kota Jayapura untuk memanggil PJ Walikota Sekda dan kepala BKKP serta seluruh kepala opd untuk melakukan verifikasi faktual terkait nama-nama yang lolos formasi casn tahun 2024 sejumlah 820 orang

5. Penyampaian pada poin 3 bahwa yang terakomodir dalam masa kerja sekurang-kurangnya 5 tahun sedangkan yang menjadi terjadi di lapangan tidak sesuai, surat pengumuman banyak nama-nama yang masa kerja di bawah 5 tahun bisa dikeluarkan maka poin 3 dalam SK tersebut harus ditinjau kembali.

6.Kami masyarakat adat por numbai akan melaksanakan aksi lapangan sampai dengan aspirasi kami didengar dan dilaksanakan oleh pemerintah kota Jayapura dan DPR Kota Jayapura

Selain itu ada spanduk yang bertuliskan sudah cukup kami ditipu dengan #badut keki.

Masyarakat adat Port Numbay juga meminta Kepala BPKP segera mengundurkan diri secara terhormat karena tidak mampu mengurus pegawai kota Jayapura (Asli Port Numbay).

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *