Karubaga, BeritaPapua.co — Guna mendukung komitmen Bupati Tolikara Usman G Wanimbo menekankan semua warga Tolikara tingkatkan penerapan protokol kesehatan pada tatanan kehidupan baru atau new normal.
Dimana, apabila setiap orang keluar rumah wajib pakai masker, wajib jaga jarak, wajib mencuci tangan pakai sabun diair mengalir, wajib berolaraga dan wajib mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga imun tubuh sehat.
Protokol kesehatan ini wajib untuk dipatuhi dalam tatanan kebijakannya menerapkan New Normal pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB pada Pandemi ini.
Beberapa Instansi Pemkab Tolikara yang patut diapresiasi tinggi salah satunya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah BPKAD karena Kepala Badan Samuel kogoya bersama staf telah mendukung penuh komitmen Bupati Usman Wanimbo haga zona hijau dengan taat pada protokol kesehatan, mewajibkan seluruh staf saat berkantor wajib pakai masker, wajib jaga jarak, wajib mencuci tagan pakai sabun diair mengalir,dan wajib pakai sarung tangan.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Tolikara Samue kogoya melalui Sekretaris Sonny imbiri saat ditemui diruang kerjaNya di Kantor BPKAD di Karubaga, Senin (06/07/2020).
“Untuk mendukung komitmen Bupati Usman G. Wanimbo menjaga daerah Tolikara tetap zona hijau dari wabah virus corona,kami wajibkan semua staf patuhi protokol kesehatan,” Ujar Sekretaris Sonny imbiri.
Menurutnya pelayanan administrasi keuagan sejak sebelum diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB maupun pada masa New Normal pada Pandemi Covid-19 ini terus berjalan seperti biasa. Semua urusan dilayani dari kantor dengan tingkatkan protokol kesehatan. Karena pelayanan dari rumah tidak bisa dilakukan,mengingat akses pendukung seperti jaringan internet kurang memadai yang saat ini tersedia melalui jaringan telkomsel.
“Sebelum kami melayani urusan keuangan, wajib hukumnya berkoordinasi dengan atasan. Jadi tidak ada pekerjaan yang kami kerjakan diluar dari petunjuk atasan, semua dengan petunjuk atasan,” Terangnya.
Kaban BPKAD Samuel kogoya melalui Sekretaris Sonny imbiri,SE menjelaskan ada beberapa kegiatan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD 2020 yang direlokasikan dan direkonfusing guna penaganan dampak Corona Virus. Khususnya kegiatan fisik dan kegiatan yang mengundang masyarakat atau masa yang berkaitan dengan hak – hak Pegawai dan Pelayanan Masyarakat dilayani lancar sesuai prosedur yang berlaku. Disamping itu koordinasi dengan atasan dilakukan kontinnyu.
“Dalam pelayanan di kantor,kami telah menyiapkan tadon air lengkap dengan sabun dan air bersi untuk setiap orang sebelum masuk kantor wajib cuci tangan, wajib pakai masker, wajib jaga jarak,” pintanya.
Apabila ada orang yang mengatakan Pemerintah Tolikara tidak bekerja, pernyataan itu keliru dan kami banta bahwa sebelum wabah virus corona menyebar di indonesia dan pemerintah Pusat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB hingga pada masa New Normal Pemerintah Tolikara masih terus bekerja hingga kini. Buktinya pelayanan hak – hak pegawai seperti gaji dan honor-honor lain lancar diterima seperti biasa. Selain itu pelayanan kepentingan sosial masyarakat seperti pelayanan kesehatan,pelayanan pengurusan kartu tanda penduduk, pelayanan keamanan bahkan layanan umum lainnya berjalan lancar seperti biasanya sampai sekarang.
(Red)











