Kesehatan

45 Kader Malaria di Jayapura Dilatih Jalankan Pekerjaan, Pengobatan, Sosialisasi dan Edukasi

56
×

45 Kader Malaria di Jayapura Dilatih Jalankan Pekerjaan, Pengobatan, Sosialisasi dan Edukasi

Sebarkan artikel ini
Pengurus Perdhaki Regio Papua SR PWK Jayapura 1 dan Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura bersama para peserta kegiatan usai acara pembukaan

BeritaPapua.co, Jayapura — Sebanyak 45 Orang mengikuti pelatihan kader dan pendamping kader juru malaria desa Kabupaten Jayapura yang diselenggarakan oleh Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki) region Papua SR PWK Jayapura 1 pada Selasa (20/09) di Hotel Horex Sentani

Kepala SR PWK Jayapura 1, Erhadus Desa mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 45 orang tersebut yang berasal dari 22 Kampung dan 4 Puskesmas untuk dilatih menjadi seorang kader Malaria

“Dilatih selain menjalankan pekerjaan untuk pengobatan, tetapi juga pencegahan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana hidup bersih, lingkungan yang bersih sehingga dengan demikian sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat,” ujarnya.

Erhadus Desa juga menambahkan bahwa program ini merupakan suatu bentuk kepedulian dari Gereja Katolik yang bekerja sama dengan pihak Pemerintah dan pihak yang lain untuk berpartisipasi dalam menangani pembasmian malaria ditengah-tengah masyarakat.

“Kami mempunyai keterbatasan banyak karena itu, memang senang bisa bekerja sama dari apa yang kami punya sedikit dan terbatas, bisa berkolaborasi dengan pihak pemerintah dan kami juga dibantu oleh Global Fund dalam menjalankan pelatihan kegiatan ini,” ungkapnya

Selai itu Kepala SR PWK Jayapura 1 tersebut mengharapkan dengan adanya kerja sama dengan berbagai pihak, kegiatan pembasmian malaria di kampung-kampung dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memperoleh keberhasilan sesuai dengan tujuan program.

“Kami berharap dalam suatu waktu akan ada suatu perubahan transformasi dalam masyarakat sendiri, perubahan perilaku, tingkah laku menghargai kebersihan, menjaga lingkungan yang bersih sehingga dengan demikian bebas dari Malaria,” ucap Erhadus Desa

Disisi lain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Pungut Sunarto mengatakan bahwa pelatihan Kader Malaria sudah sesuai dengan harapan Permenkes No. 41 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Deteksi Dini dan Pemberian Obat Anti Malaria oleh Kader Malaria pada Daerah dengan Situasi Khusus

‘Disana ada kewenangan tentang tata laksana penemuan dan pengobatan malaria oleh kader jadi secara payung hukum boleh dilakukan,” ungkapnya

Pungut Sunarto juga menambahan sesuai dengan Peraturan Bupati Kabupaten Jayapura nomor 44 tahun 2017 tentang pedoman pemulihan malaria menuju eliminasi tahun 2030 yang salah satu pointnya meminta agar disetiap desa atau kampung ada kader malaria.

“Kita juga dibantu oleh Perdhaki sebanyak 45 kader dari 22 kampung yang ada di distrik Sentani Timur, Nimborang, Kemtuk dan distrik Depapre,” ujarnya

Ia mengharapkan agar masyarakat bisa berpartisipasi untuk sosialisasi dan mencari kasus malaria yang masih ada di kampung-kampung untuk dilakukan pengobatan yang berkoordinasi dengan Puskesmas setempat.

(RT)