BeritaPapua.co, Jayapura — Suksesnya pelaksanaan sarasehan selama 2 hari di Kampung Enggros dan Kampung Tahima Soroma-Kayo Pulau mendapat apresiasi dari pemerintah kota Jayapura terhadap masyarakat adat setempat.
Dimana hal itu terlihat dari berlangsungnya Sarasehan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) pada 25-26 Oktober 2022 hingga usai berjalan dengan aman dan nyaman.

Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan semoga yang telah didiskusikan dalam 2 hari kiranya dapat melahirkan keputusan yang dapat memberi masukkan bagi pemerintah.
“kita semua berdoa tetapi harus juga berusaha khususnya masyarakat adat melalui aliansi masyarakat adat Nusantara supaya semua persoalan yang telah dibicarakan, bisa diakomodir atau diterima,” ujar Pj. Walikota Jayapura di Sarasehan KMAN VI di Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau, Rabu (26/10/22).
Pekey berharap, masyarakat adat di tiap-tiap wilayahnya bisa mengelola sumberdaya alam sendiri melalui regulasi peraturan daerah.
“Pemerintah sendiri butuh dukungan dari masyarakat adat supaya sama-sama memperjuangkan kebaikan masyarakat adat di wilayah kita masing-masing,” tukasnya.
“Atas nama pemerintah kota Jayapura dan masyarakat kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan beserta sarasehan, jadi teman baik, sebagai narasumber dan juga sebagai peserta sarasehan kongres AMAN dari wilayah pelosok tanah air. Terima kasih atas kunjungannya,” kata Pekey akhiri sambutannya.
(RT)











