Jayapura, BeritaPapua.co — Serangkaian penembakan yang terjadi di Timika, Kepolisian Daerah Papua akan terus melakukan upaya tindakan tegas terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selalu mengganggu stabilitas keamanan di Papua.
Hal tersebut penegasan Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw di Jayapura, Selasa (5/5/2020)
Kapolda Papua menjelaskan bahwa saat ini KKB masih mencari logistik dan Logistik ada dua yakni bahan pangan serta amunisi.
“Kita juga ketahui bahwa mereka sudah bakar batu itu, artinya mereka memang siap untuk berjuang habis- habisan,” Ungkapnya.
Ia pun mengatakan tidak akan membiarkan KKB lepas begitu saja, kita adalah alat negara dan negara tidak boleh lemah dengan kepentingan satu, dua pihak, jadi aparat keamanan TNI-Polri akan melakukan upaya sedemikian rupa untuk melakukan upaya penegakan hukum di negara ini.
“Kita cukup terkejut, nampaknya dia bukan orang yang biasa, dia merupakan pengatur beberapa kejadian yang ada di Timika, termasuk di duga juga melakukan penembakan yang terjadi di Kabupaten Mimika,” beber Waterpauw.
Dirinya mengungkapkan masih terus menggali informasi, mudah-mudahan akan terkuak semua pihak-pihak yang melatar belakangi mereka. Karena status mereka sebagai security tapi aktifitasnya jauh bersinergi dengan kelompok tersebut.
Pelaku yang jadi security di PT Freeport Indonesia mengaku sudah lama bergabungan dengan KKB Pada Tahun 2004 menjadi karyawan di PT Freeport dan pada tahun 2009 dia bergabung bersama kelompok ini kemudian pada tahun 2014 dilantik menjadi koordinator.
Untuk pengembangan pelaku yang diduga ikut serta dan merancang atau menjadi aktor dibalik kejadian pada tanggal 30 Maret 2020 yang menewaskan warga negara New Zeland dan 2 WNI terluka, saat ini sedang di proses.
(Red)











