Kriminal

Polisi Dalami Peredaran Video Pengakuan Warga Saat Pengerebekan Markas FW di Sasawa, Yapen Barat

1558
×

Polisi Dalami Peredaran Video Pengakuan Warga Saat Pengerebekan Markas FW di Sasawa, Yapen Barat

Sebarkan artikel ini
Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Ferdyan Indra Fahmi

BeritaPapua.co, Serui — Polres Kepulauan Yapen menanggapi beredarnya sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga yang mengaku ketakutan dan terancam keselamatannya di saat pihak kepolisian mendatangi kampung Sasawa untuk mengamankan tersangka FW bersama kelompoknya di distrik Yapen Barat.

Narasi di video tersebut dinyatakan Polisi sebagai sumber berita Hoax yang diduga dilakukan oleh oknum tertentu untuk memprovokasi warga, dengan beredarnya Video itu Polisi langsung mendalami dan melakukan penyelidikan terkait Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

“Video yang seakan ada ketakutan itu, saya pastikan itu Hoax, dan itu di provokasi oleh oknum, dan oknum ini sudah dalam pendalaman dan penyelidikan terkait undang-undang ITE,” kata Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi kepada Awak Media saat di temui diruang kerjanya, Selasa (10/08/2021)

Kapolres Menjelaskan Bahwa kedatangan pihak kepolisian kedaerah tersebut adalah untuk mencari tersangka FW bersama kelompoknya dimana poto dan profil masing – masing tersangka sudah di ketahui maka dari itu tindakan yang dilakukan sudah sesuai prosedur.

“Kita kesana mencari orang sudah jelas profil nya dan identitasnya karena dasarnya kita sudah menerima laporan polisi. Dimana proses sampai kita menetapkan tersangka melalui gelar perkara, jadi tidak mungkin salah atau dalam bahasa hukumnya eror in personal dalam bahasa hukumnya jadi unsur nya terpenuhi,” paparnya.

Kapolres mengingatkan apabila ada oknum yang mencoba memprovokasi degan sebuah vidio atau media pihaknya akan melakukan penindakan dengan mengacu pada undang-undang transaksi elektronik.

“Jadi kita tidak ngawur, jadi kalau sudah terlanjur menyampaikan di media seperti itu jadi konsekwensi nya undang-undang ITE Hati-hati,” Ucap Fredyan .

Lanjut Ferdyan menerangkan, bahwa operasi penangkapan kelompok FW di Sasawa tidak ada mengganggu warga masyarakat karena kelompok tersebut sudah ter identifikasi dengan melibatkan tim dari jajaran Polres Kepulauan Yapen yang di dukung oleh BKO Brimob Polda Papua.

“Jadi tempat tempat yang kita lakukan penggeledahan kita sudah tau, tidak ada satu pun rumah masyarakat apalagi sampai mengganggu masyarakat,” tandasnya.

(AG)