Olahraga

Tim Hoki PON Papua Diminta Homebase dan Jalani TC Terpusat di Jayapura

17
×

Tim Hoki PON Papua Diminta Homebase dan Jalani TC Terpusat di Jayapura

Sebarkan artikel ini
Tim Hoki PON Papua saat jalani latihan bersama

BeritaPapua.co, Biak — KONI Papua meminta Tim Hoki PON Papua untuk segera Homebase dan menjalani TC terpusat di Jayapura, yang mana tim Hoki Papua saat ini masih berkedudukan di Kabupaten Biak Numfor.

Hal tersebut dikatakan Yan Dance Kbarek, selaku Ketua Pengprov FHI Papua kepada wartawan saat Timnya sedang Latihan di lapangan Mandala kompleks bandar udara Frans Kaisepo, Biak Kota, (14/2/21).

Diminta Homebase di Jayapura, Ia meminta agar bisa melakukan audiens dengan beberapa pihak dari DPRD, Pemda, sekolah maupun para orangtua sebelum bertolak ke Jayapura.

“Kami diminta untuk Homebase di Jayapura. Karena ini surat baru dikeluarkan praktis, kami butuh kesiapan untuk tim. kami juga butuh audiens dengan beberapa pihak, DPRD, Pemerintah Daerah pihak sekolah yang anak-anak ini masih tercatat disana dan juga para orangtua dari seluruh atlit,” Ungkapnya.

Kbarek menyatakan bahwa tim Hoki Papua terdiri dari tim Indoor putra dan putri masing-masing 14 orang, tim Outdoor putra-putri masing-masing 20 orang, ditambah dengan para pelatih kurang lebih sekitar 75 orang.

Dirinya mengatakan tim Hoki Papua dengan jumlah atlit cukup banyak sehingga dibagi menjadi dua flight (Penerbangan) ke Jayapura dan melakukan TC terpusat sampai dengan usainya pelaksanaan PON XX Oktober mendatang.

“Karena tim ini cukup banyak sehingga penerbangan ini paling tidak 2 flight dari Biak ke Jayapura, selanjutnya di Jayapura kita akan melakukan TC Full disana sampai dengan pelaksanaan PON bulan Oktober mendatang. Tanggal 1 – 15 Oktober sesuai dengan keputusan PB PON,” Tuturnya.

Yan Dance Kbarek berharap agar Bupati Biak Numfor sendiri yang akan melepaskan tim Hoki PON Papua ini.

“Kita perlu audiens dengan Pemerintah Daerah, kita harapkan Bupati Biak Numfor melepaskan tim ini, paling tidak diatas tanggal 24 atau 25 (Februari) keatas,” Pintanya.

(Redaksi)