BeritaPapua.co, Jayapura — Ketua Panitia Invitasi Atletik Provinsi Papua, Matias Rumkorem meminta kepada para mantan atletik agar bergabung mensukseskan ajang invitasi atlet Papua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 mendatang.
Ajang Investasi tersebut, kata dia, dalam rangka PASI Papua menyeleksi atlet Papua cabang atletik menuju PON XXI Aceh di Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.
Gelaran lomba lari itu akan dilaksanakan pada 22-25 Februari 2023 bertepatan dengan pelantikan ketua umum PASI provinsi Papua terpilih, Yermias Bisay dan jajaran badan pengurus.
“Para mantan atlit yang ada di Jayapura bahkan yang ada diluar, kami jalankan atletik ini, supaya datang semua kita bergabung. Yang merasa dirinya pernah menjadi atlit, pernah membawa nama baik Papua, datang kesini supaya kita sama-sama jalankan tugas yang mulia ini,” ujar Matias Rumkorem kepada awak media di Kantor KONI Papua, Senin (13/2/23).
Sehingga Matias menyampaikan, merasa perlu untuk mengajak para mantan atletik Papua untuk bergabung mensukseskan seleksi atlet tersebut.
“Karena kami juga mempunyai kelemahan, kekurangan tetapi kami minta supaya jangan ada yang merasa bahwa kami ini berjalan sendiri, kami ingin supaya mereka harus bergabung dengan kita sehingga atletik ini mau kita bawa dia kemana, kita bawa ke era yang lebih baik. Jangan kita lihat ke belakang lagi, kita harus melihat kedepan karena kalau kita melihat ke belakang kita ketinggalan. Apa yang sudah lalu kita sudah lupa itu, kita maju kedepan,” ungkapnya.
Kata Matias, sekarang kita tidak bisa lihat ke belakang lagi namun kita harus melihat kedepan.
“Untuk itu saya minta supaya, bukan saya sendiri tapi ketua dengan kita badan pengurus yang baru ini, kalau bisa kita semua ini duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Itu yang kami minta dari semua pengurus-pengurus yang ada,” tuturnya.
Selaku Wakil ketua PASI Papua, Matias Rumkorem menyampaikan 3 poin penting untuk para atlet maupun pelatih.
“Pelatih dan atlit itu hal yang kami harus terapkan disini yaitu tentang disiplin, ada 3 hal, disiplin, kejujuran terus kesetiaan,” pungkasnya.
“Disiplin itu, disiplin terhadap diri sendiri kemudian terhadap atlit sehingga semua yang dapat dilakukan itu merupakan cermin dari pada pelatih kepada atlit itu sebab kalau kita tidak disiplin susah untuk kita bisa terapkan sesuatu yang dengan baik.”
“Kemudian kejujuran, ini nomor terukur, tidak mungkin 1 tambah 1 itu 5. Nomor terukur ini 1 tambah 1 itu 2 dan ini namanya nomor terukur ini tetap harus ada pada posisi yang sebenarnya. Jadi umpamanya melatih di daerah dimana kita musti usahakan supaya apa yang kita lakukan itu betul-betul jujur. Waktu yang tepat itu yang kita tentukan.”
“Kemudian setia, setia untuk melaksanakan tugas yang mulia ini dengan adanya hambatan tetapi kalau setia dalam melaksanakan tugas pasti kita bukan hanya di lihat oleh manusia, Tuhan juga menilai kita.”
Matias juga meminta agar pengurus, pelatih dan atlet untuk bersama-sama mendukung ketua PASI Papua
“Kekurangan kami adalah, kelebihan kamu, kelebihan kamu adalah kekurangan kami. Itu yang kami mau supaya sama-sama jalan dan kita akan menyampaikan visi kita untuk ketua, kita harus dukung dia,” ujarnya.
(RT)











