Olahraga

Nasib Persipura Dipertanyakan, Yan Mandenas Diminta Bertanggung Jawab Atas Laporan Keuangan

10
×

Nasib Persipura Dipertanyakan, Yan Mandenas Diminta Bertanggung Jawab Atas Laporan Keuangan

Sebarkan artikel ini
Ketua Black Danger Community, Jansen Kareth

BeritaPapua.co, Jayapura — Pendukung setia Persipura Black Danger Community (BDC) menyayangkan terhadap sikap mantan manajer Persipura yang hingga kini belum merespon dan menyerahkan laporan keuangan kepada manajemen Persipura Jayapura.

“Jujur saja kita kaget dan merasa sedih, miris dan terpukul sekali dengar keterangan media officer Persipura kemarin, rupanya sampai hari ini sama sekali belum diserahkan laporan keuangan dari Yan Mandenas dan tim. Kira-kira selama ini mereka kerja apa? Kan.. laporan itu sudah diminta dari tahun lalu, kenapa sampai sekarang belum ada laporannya,” tegas Ketua BDC Jansen Kareth kepada awak media Berita Papua di Jayapura, Rabu (12/7/23).

Sehingga dirinya mempertanyakan nasib Persipura kedepan terkait laporan yang harus ditindaklanjut oleh manajemen Persipura kepada pihak sponsor.

“Terus nasib Persipura bagaimana ini ? Yan Mandenas harus bertanggungjawab, karena kalau laporan itu tidak ada pasti Tim Persipura yang kena resikonya, dan yang harus bikin laporan itu kan Yan Mandenas dan timnya karena dorang yang pake uangnya. Kalo kam tra bikin trus mo tunggu sapa bikin?,” ungkap Jansen.

Jansen menyebut bahwa hal ini baru pertama kali terjadi didalam manajemen Persipura Jayapura.

“Kita tidak pernah dengar persoalan seperti ini sebelumnya, jelas ini tanggungjawab manajer tim profesional, seperti yang dilakukan oleh manejemen-manejemen Persipura sebelumnya,” bebernya.

Bahkan, Ketua BDC itu menyarankan agar pihak terkait dapat mengambil tindakan hukum terhadap masalah tersebut, lantaran ada perjanjian kerjasama.

“Jelas ini tidak profesional, kerja profesional itu kan harus sesuai perjanjian, kalau di perjanjian sudah atur waktu ya harus diikuti, itu baru profesional, tidak perlu alasan ini itu, masuk di tim profesional berarti kerja harus profesional, itu saja,” tegas Jansen.

Kalau hal ini terus dibiarkan, kata Jansen, nasib Persipura bakalan terancam karena bergantung pada laporan keuangan dari Yan Mandenas.

“Ini kan kacau sekali, sementara yang ditunggu tidak pernah bicara kapan akan diselesaikan atau diserahkan laporannya, hanya janji-janji saja. Kalau sudah diminta sejak tahun lalu berarti waktunya kan sangat panjang, kenapa belum selesai juga,” imbuhnya.

“Seingat saya, pengurus kan pernah bilang kalau ada kesulitan pembuatan laporan silahkan diskusi sama mereka, jangan malu, silahkan minta bantuan, mereka tiap tahun kerjakan laporan itu, belajarlah sama mereka supaya semua bisa cepat selesai,” ungkapnya.

Sebagai pecinta dan pendukung setia Persipura Jansen berharap, Yan Mandenas bersikap profesional menyikapi hal tersebut.

“Tolong segera menyerahkan laporan pertanggungjawaban. Jangan sampai nanti ada anggapan bahwa manejemen tahu pake uang saja, tapi tidak tahu tanggungjawab. kan sayang kalau ada anggapan begitu, jadi kita harap tolong segera serahkan, kita tidak mau Persipura makin terpuruk hanya karena menunggu laporan keuangan,” pungkasnya.

Diketahui pihak manajemen sudah berulangkali meminta mantan manajer Persipura, Yan Mandenas untuk melaporkan keuangan namun hingga kini belum ada respon.

(Renaldo Tulak)