Olahraga

Wakil Bupati Jayapura: Panpel Wajib Edukasi Larangan Flare, Seluruh Tiket Laga Persipura Habis

0
×

Wakil Bupati Jayapura: Panpel Wajib Edukasi Larangan Flare, Seluruh Tiket Laga Persipura Habis

Sebarkan artikel ini
Tampak Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, SH tampil dengan kostum Persipura Jayapura.

Berita Papua, Sentani — Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku menegaskan bahwa edukasi kepada penonton mengenai larangan menyalakan flare di stadion merupakan tanggung jawab panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persipura.

“Masyarakat kita banyak yang tidak mengerti tentang aturan. Jadi sebenarnya saya imbau kepada Panpel, Panpellah yang memberikan penjelasan atau imbauan kepada masyarakat,” kata Haris di Sentani, Kamis (7/5/2026).

Haris mengingatkan, penggunaan flare berisiko menimbulkan sanksi bagi Persipura dari PSSI. Selain itu, asap yang dihasilkan kembang api dapat mengganggu jalannya pertandingan serta memicu situasi tidak kondusif.

“Jangan kita bakar-bakar kembang api yang menimbulkan asap, yang nantinya mengganggu pemandangan atau membuat situasi bisa menjadi anarkis. Itu sangat berisiko karena penonton padat sekali,” ujarnya.

Wakil Bupati mengungkapkan bahwa pada laga Persipura sebelumnya, tercatat 32.840 penonton bertiket hadir di stadion, belum termasuk yang masuk tanpa tiket. Untuk laga playoff terakhir melawan Adhyaksa FC, seluruh tiket resmi dinyatakan habis terjual.

“Tapi ada dua video tron di luar, itu akan dipakai untuk masyarakat yang tidak sempat beli tiket, bisa datang nonton di sana,” katanya.

Haris mengajak seluruh pendukung Persipura untuk menjaga pertandingan tetap aman dan tertib.

“Jangan buat anarkis, jangan bikin kekacauan. Kita jaga pertandingan ini dengan baik, karena ketika aman, Persipura juga aman. Kalau Persipura kena sanksi, bisa jadi kita tereliminasi dari Liga 1. Mari kita hantar skuad kita menuju Liga 1. Bravo Persipura!” pungkasnya.

(Yan Mofu)