Papua Barat

HUT Fakfak Diwarnai Duka

25
×

HUT Fakfak Diwarnai Duka

Sebarkan artikel ini
HUT Fakfak
Bupati Fakfak, DR Mohammad Uswanas bersama tokoh masyarakat dan petuanan Raja se Indonesia Fakfak duduk bersama saat menikmati kopi. (Ist Beritapapua.co)

Beritapapua.co, Fakfak — Dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Fakfak ke 120 kali ini diwarnai duka. Hal tersebut dikarenakan dua tokoh masyarakat meninggal dunia, mereka adalah dr Brahim dan Semuel Hegemur, SE, M.M.

“Kita semua berduka cita atas dua orang sosok tokoh masyarakat. Yang pertama dr. Brahim yang telah lama mengabdi di Distrik Karas dan Mantan Wakil Ketua DPRD Fakfak periode 2014 – 2019,” demikian disampaikan Bupati Fakfak, DR Mohammad Uswanas dalam sidang Paripurna merayakan HUT Kabupaten Fakfak ke 120 di Gedung DPRD Fakfak.

Dalam memeriahkan HUT Kabupaten Fakfak bersamaan dengan wabah Corona Covid-19, masyarakat Fakfak dibatasi, hanya tokoh masyarakat dan petuanan Fakfak yang diundang saja.

Diungkapkan, Almarhum dr Brahim adalah sosok pejuang kemanusiaan, mengabdi tanpa pamrih di Distrik Karas. Beliau patut diteladani sebab almarhum menghabiskan waktu untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik di pelosok pedalaman Kabupaten Fakfak.

“Almarhum dr Brahim merupakan sosok sang teladan pejuang kemanusiaan, pengabdian seorang dokter seperti dr. Brahim ini sangat langka. Tidak ada dokter seperti dr Brahim yang mau berkorban untuk menghabiskan masa pengabdiannya sebagai seorang dokter di kampung, ini manusia langka, saya sebut seorang dokter yang dijatuhkan Tuhan dari Surga, kini dia telah pergi meninggalkan kita semua, seluruh masyarakat Fakfak khusunya Distrik Karas,” kisahnya.

Sementara, lanjut mantan dosen di STTJ Papua bahwa Fakfak pun telah kehilangan sosok anak muda, mantan ketua wakil ketua DPRD Fakfak periode 2009-2014, Semuel Hegemur, SE, MM, “Saya minta kepada semua masyarakat untuk terus memanjatkan doa semoga almarhum dr Braim dan Semuel diampuni oleh Tuhan yang Maha Kuasa,” lanjutnya.

Sementara dalam suasana ramahtamah di rumah negara, Bupati bersama tokoh masyarakat dan petuanan melakukan dialog bersama dan minum kopi secara adat Mbaham Matta.

(Adi)