Berita Papua, Nabire — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nabire, Dedy Rahman, memastikan stok beras di wilayahnya aman dan mencukupi untuk 3 bulan ke depan.
Hal ini disampaikan saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (18/03/2025).
“Stok beras masih aman untuk tiga bulan ke depan. Selain itu, stok gula masih tersedia hingga bulan depan, sementara tepung dan minyak goreng juga dalam kondisi aman,” jelas Dedy.
Dedy mengungkapkan, saat ini Bulog Nabire memiliki stok beras sebanyak 2.800 ton, yang dipastikan mencukupi kebutuhan hingga akhir Juni 2025. Stok tersebut akan didistribusikan ke lima kabupaten, yaitu Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Intan Jaya. Untuk distribusinya, 4 kabupaten akan menggunakan jalur darat dengan truk, sementara Intan Jaya akan menggunakan jalur udara atau pesawat.
Sementara itu, penyaluran beras untuk pegawai belum dapat dilakukan karena Bulog masih menunggu kepastian pihak ketiga yang akan bertanggung jawab atas pengantaran dan penerimaan beras tersebut.
“Ada pihak ketiga yang nanti akan berkontrak dengan instansi terkait. Kami dari Bulog hanya menyampaikan bahwa nanti ada pihak ketiga yang akan mengangkut beras tersebut. Saat ini, kami belum tahu siapa yang akan bertugas,” ujar Dedy.
Dedy juga menegaskan bahwa harga beras di Bulog tidak mengalami kenaikan. Saat ini, harga beras Bulog dijual sebesar Rp13.000 per kilogram. Untuk kemasan 5 kilogram, harganya Rp65.000. Selain beras, Bulog juga menyediakan komoditas lain di koperasinya, seperti beras SPHP (Rp65.000 per karung 5 kg), beras premium (Rp148.000 per karung 10 kg), gula (Rp19.000/kg), minyak goreng (Rp17.000 untuk kemasan 900 ml), dan tepung terigu (Rp10.000/kg).
“Kami berharap dengan stok yang mencukupi, harga di pasaran tidak mengalami kenaikan,” ucap Dedy.
Bulog Nabire juga memiliki program Mitra Rumah Pangan Kita, yang bertujuan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan. Program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk bermitra dengan Bulog dalam menjual beras dan komoditas lainnya, seperti gula, tepung, dan minyak goreng, dengan harga yang telah ditetapkan dan tidak melebihi harga eceran.
“Bagi masyarakat yang ingin bermitra dan menjual komoditas Bulog, dapat langsung datang ke kantor Perum Bulog KCP Nabire di Jalan Frans Kaisepo, Nabarua, Nabire, untuk mengetahui persyaratannya,” jelas Dedy.
Tidak hanya itu, Bulog Nabire juga menggandeng Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua dalam kegiatan rutin bertajuk
“Bulog Siaga” (Bulog Siap Amankan Harga). Kegiatan ini telah dilakukan dua kali berturut-turut sejak minggu lalu dan rencananya akan dilaksanakan kembali pada Jumat mendatang di Pantai Nabire.
Dedy berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayah Nabire dan sekitarnya dapat terjaga dengan baik, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
(Arianda)











