Papua Tengah

Pemkab Intan Jaya Salurkan Bantuan BLT Sembako Dan BLT PKH, Kadinsos Intanjaya Harap Bantuan Tersebut Dirasakan Masyarakat

0
×

Pemkab Intan Jaya Salurkan Bantuan BLT Sembako Dan BLT PKH, Kadinsos Intanjaya Harap Bantuan Tersebut Dirasakan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Tampak Kepala Dinas Sosial Intan Jaya, Nathaniel Kobogau SE saat menyerahkan bantuan BLT.

Berita Papua, Nabire — Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) ke beberapa distrik di Kabupaten Intan Jaya.

Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati, Elias Igapa yang didampingi Kepala Dinas Sosial Nathaniel Kobogau.

Tim penyaluran bantuan mengunjungi Distrik Homeo, Biandoga, dan Wandae pada 14 Juli 2025, di mana bantuan langsung diserahkan kepada masing-masing kepala distrik. Keesokan harinya, 15 Juli 2025, rombongan yang dipimpin Bupati Aner Maisini dan Ketua I DPRK Intan Jaya menggunakan pesawat Cessna Tariku untuk menyalurkan bantuan ke Distrik Hitadipa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Intan Jaya, Nathaniel Kobogau, menjelaskan bantuan tersebut bersumber dari tiga jenis anggaran yang berbeda.

“Ada 3 sumber anggaran penyaluran dari pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat, yaitu PKH BLT, BLT sembako, dan surplus. PKH BLT ada pendampingan khusus dengan regulasi dari pusat sampai ke daerah,” ungkap Kobogau saat diwawancarai via telepon, Rabu (15/7/2025).

Untuk BLT sembako, Dinas Sosial merekomendasikan tenaga pendamping atau pengawal anggaran agar penyaluran tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.

Setelah Distrik Hitadipa, Kobogau melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Distrik Ugimba untuk menyalurkan bantuan serupa. Ia mencatat antusiasme masyarakat yang menerima bantuan dengan suasana haru dan bahagia karena merasakan kehadiran pemerintah.

“Daerah Ugimba yang sering disebut sebagai daerah konflik KKB, namun di sana ada masyarakat sipil, ada gereja, ada pemerintah. Mereka membutuhkan dan merindukan sentuhan serta ingin merasakan kebijakan pemerintah,” tegas Kobogau.

Tim juga menggunakan helikopter untuk mencapai Distrik Tomosiga dan menerima aspirasi masyarakat setempat.

Masyarakat Distrik Tomosiga menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, antara lain meminta akses pesawat untuk membuka daerah yang selama ini terisolasi, pemasangan Starlink untuk memudahkan akses informasi dari distrik ke ibukota kabupaten, serta program pembangunan yang harus turun hingga ke distrik mereka.

Kobogau menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. Ia menyampaikan bahwa anggaran hibah tersebut harus benar-benar tepat sasaran sesuai dengan misi negara dan Pemkab Intan Jaya.

“Penerima manfaat yang harus terima adalah mereka yang fakir miskin, anak-anak terlantar, yatim piatu sesuai dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” jelasnya.

Kobogau berharap kepala distrik dan para pendamping memastikan penyaluran bantuan sesuai dengan harapan pemerintah untuk mewujudkan visi misi negara dan Pemkab Intan Jaya, yakni kesejahteraan rakyat, kebahagiaan rakyat, serta pemberantasan kemiskinan dan kebodohan di Kabupaten Intan Jaya.

Kepala Dinas Sosial menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas program bantuan sosial yang memungkinkan masyarakat merasakan program PKH BLT, BLT sembako, dan surplus.

Kobogau menegaskan komitmen Pemkab Intan Jaya di bawah kepemimpinan Bupati Aner Maisini dan Wakil Bupati Elias Igapa untuk membangun sekolah, menghadirkan listrik, dan program lainnya hingga ke pelosok Intan Jaya yang sulit dijangkau.

“Bupati baru, wakil bupati baru, kepala dinas baru, ke depan kami akan pastikan semua bantuan dan program pemerintah pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat Intan Jaya,” pungkas Kobogau.

(Redaksi)