BeritaPapua.co, Jayapura — Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Tolikara (HMPT) mengelar Kongres ke – VII untuk memilih kepengurusan HMPT yang sudah vakum selama lima tahun sejak tahun 2015 lalu, namun juga mempersiapkan pemimpin – pemimpin masa depan yang handal.
HMPT mengelar kongres ini dibawah pimpinan Ketua Panitia Yekiles wanena dengan mengusung tema “Bergerak dan Persiapkan” dan menurut rencana kongres itu akan berlangsung selama 3 hari dimulai 28 Maret hingga berakhir 30 Maret, di Aula Asrama Putra Tolikara di Yoka Jayapura.
Kongres HMPT ke tujuh – VII tersebut dibuka langsung Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, yang dihadiri Bupati Mamberamo tengah, Ricky Ham Pagawak, Anggota DPRD Jayapura, Eimus Weya, Ketua Komisi A DPRD Tolikara, Yendiles Afrika Towolom, Johannes Towolom, Orwan Toli Wone, Ketua KNPI Tolikara Terius Wakur, Pendiri HMPT Yotham R. Wenda dan para senior lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Usman G. Wanimbo mengatakan, semua pelajar dan mahasiswa Tolikara perlu belajar kepemimpinan melalui organisasi. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin yang handal dimasa mendatang.
“Bisa belajar kepemimpinan itu melalui organisasi. Anda tidak terlibat dalam organisasi, tidak bisa menjadi pemimpin ke depan. HMPT hadir untuk membentuk anak Tolikara menjadi pemimpin masa depan yang hebat,” ujarnya.
Wanimbo sangat menyayangkan kevakuman HMPT selama lima tahun terakhir, hal serupa tidak boleh terulang lagi Padahal melalui HMPT, generasi muda Tolikara dipersiapkan untuk memimpin diberbagai organisasi baik itu Pemerintah, Gereja, LSM dan Masyarakat.
Ia berharap Kongres HMPT VII dilaksanakan dengan baik, dibawah bimbingan dan dampingan para senior dan pendiri. dalam Kongres HMPT ini bisa dipilih pemimpin yang baik, berkharakter dan bisa membangun kerja sama yang baik dengan organisasi lain di kota studi Jayapura
“Organisasi HMPT sangat penting untuk belajar, sebab itu harus jalankan mesin HMPT dengan baik, agar ke depan bisa ganti kami sebagai pemimpin,” tegas Bupati Usman G. Wanimbo.
Sementara itu Yotham R. Wonda sebagai pendiri dan mewakili para senior mengatakan, HMPT merupakan organisasi tertinggi kalangan Mahasiswa Tolikara kota studi Sentani dan Jayapura. Ia meminta agar semua pelajar dan mahasiswa dapat belajar berorganisasi secara baik, di dalam wadah ini.
“Kami bersyukur.. sekarang gedung begitu mewah, fasilitas semua lengkap luar biasa yang dibangun Pemerintah Tolikara. Di sini adik-adik bisa melatih diri, belajar dalam organisasi ini, selain menimba ilmu di perguruan tinggi. Kami dulu tidak seperti begini, apa adanya saat itu,” Imbuhnya.
Mantan Ketua dua DPRD Tolikara periode lalu dari Partai PKB Yotham R. Wonda berpesan agar Kongres HMPT VII dijalankan sebaik-baiknya,guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, segala hal yg tidak diiginkan harus dihindari.
“Selamat dan sukses meksanakan kegiatan kongres ini. Semoga berjalan baik sampai selesai, tanpa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. semua harus berpikir dewasa,” tuturnya.
Ketua Panitia Kongres HMPT VII, Yekiles Wanena dalam laporannya kevakuman HMPT terjadi sejak tahun 2015 sampai tahun 2021 tanpa alasan yang jelas. Ia bersyukur kepada Tuhan, karena berkat kerja sama dan dukungan pendiri dan para senior, kongres kali ini bisa digelar.
“Kongres HMPT bisa dilaksanakan sekarang, semua berkat campur tangan Tuhan, dukungan teman-teman mahasiswa, pendiri dan senior. Kongres akan berjalan selama tiga hari ke depan, 28 sampai 30 Maret. Semoga semuanya dapat berjalan baik tanpa adanya gesekan,” ucapnya.
Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara dibawah kepemimpinan Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo yang memberikan bantuan kepada HMPT sebesar 300 juta. Bantuan diberikan saat peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Tolikara.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada salah satu kader terbaik, Bupati Mamberamo Tengah, Riki Ham Pagawak yang telah hadir dalam pembukaan Kongres HMPT VII sekaligus memberikan bantuan uang tunai Rp. 100 juta.
Sementara itu, Ketua Demisioner HMPT, Yim Yikwa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa Tolikara, pendiri dan senior atas kevakuman atau tidak berjalannya kegiatan organisasi HMPT selama lima tahun.
“Semoga mulai kegiatan ini, HMPT bisa bangkit kembali, kegiatan organisasi bisa berjalan dalam membina mahasiswa Tolikara untuk siap dipakai,” pungkasnya.
(Red)











