BeritaPapua.co, Jayapura – Resmi pelantikan Bupati terpilih di Pegunungan Bintang, Spey Yan Birdana dan wakil Piter Kalakmabin di Gedung Negara Dok V Jayapura, pada Rabu 3 Maret 2021 kemarin, memaparkan beberapa prioritas program kerjanya yang akan digenjot 2021 -2024.
Buapti Pegubin, Spey Yan Birdana memastikan bahwa program prioritas yang akan dilakukan adalah realisasi listrik dan air bersih.
“Kita mau pastikan bahwa listrik dan air bersih bisa menyala di kota Oksibil,” ujarnya
Spey berjanji akan menata Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Pegunugan Bintang.
“Aparatur ini harus ditata. Ditempatkan supaya orang Pegunungan Bintang tu bekerja,” Ungkapnya.
Birdana juga menyampaikan program prioritas ketiganya adalah pengembangan pada Pendidikan Sumber Daya Manusia yang sudah di programkanberbasis IT.
“Secara khusus akan kirim anak-anak belajar, S2, S3. Itu prioritas. Karena prioritas kita selama 5 tahun itu, S1 2.000 orang, S2 500 orang, S3 itu setiap tahun 5 sampai 10 orang,” Ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa program dana desa dan monografi kampung akan dibuat semua berbasis IT.
Spey mengatakan dokumen rencana pembangunan harus secepatnya terealisasi dari waktu yang telah ditentukan.
“RPJM harus jadi. Undang-undang 6 bulan tetapi kita akan buat dalam jangka waktu 3 bulan harus jadi. Supaya semua koridor perencanaan itu terkandung dalam perencanaan terintegrasi, sehingga tiap tahun apa yang dicapai,” Tuturnya.
Dalam program Infrastrukturnya, Bupati Pegubin menjelaskan akan lebih fosus kepada 6 titik sebagai pusat pengembangan kota.
“Jadi nanti di Kwirok, Apmisibil, Pime, Borme, Batom, Nabor dan Iwur. Oksibil sebagai pusat pelayanan jasa dan pemerintahan, pengembangan semua disana. Bank disana, sehingga rakyat cairkan dana desa dititik-titik tersebut. Gaji pegawai, guru, perawat semua dicaikan disana, sehingga memudahkan,” Bebernya.
Bupati Spey Yan Birdana juga menargetkan percepatan infrastruktru dalam jangka 3 sampai 4 tahu kedepan kabupaten pegunungan Bintang sudah mandiri Energi, sehingga harga BBM yang begitu tinggi akan sangat efisien dengan sendirinya.
“Target 2 tahun kedepan akses jembatan semua sudah harus jadi. Kami Sudah bekerja sama dengan Balai Jalan dan Jembatan. Dan itu sudah menjadi prioritas nasinal,” Imbuhnya.
Ia pun mengungkapkan bahwa untuk mempercepat infrastruktur jalan di Pegubin, sehingga dapat menekan tingginya harga barang.
“Kami sudah koordinasikan untuk percepatan infrastruktur jalan. Kita berharap, ada 15 jembatan harus dibangun selama 2 tahun kedepan, sehingga logistikmasuk dari wilayah selatan (Merauke) sehingga semua barang dengan sendirinya akan turun,” Pungkasnya.
Spey Yan Birdana dan Piter Kalakmabin berharap, untuk Infrastruktur Jalan program pemerintah pusat yang menghubungkan Jayapura – Merauke, dimana pemerintahan sebelumnya mengalami hambatan, namun pada pemerintahan mereka berdua dapat tercapai dengan baik, untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Pegunungan Bintang lebih baik.
(Red)











