Papua

2 Tuntutan Nelayan Asli Papua Kepada Pemprov

14
×

2 Tuntutan Nelayan Asli Papua Kepada Pemprov

Sebarkan artikel ini
Gabungan Nelayan OAP saat demonstrasi ke kantor Gubernur Papua

BeritaPapua.co, Jayapura — Puluhan Nelayan Orang Asli Papua kembali melakukan demo damai menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

Dua tuntutan para nelayan yaitu meminta kepada pemerintah provinsi Papua segera melantik Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, harus orang asli Papua dan Regulasi yang mengatur tentang keberpihakan dan pemberdayaan ekonomi kepada Nelayan Asli Papua.

Dengan menggunakan perahu para nelayan menyampaikan aspirasi mereka memakai toa mulai berorasi dari Dok IX hingga sampai ke halaman kantor gubernur Papua, Senin (3/5).

Selaku Ketua koordinator Gabungan Nelayan Orang Asli Papua, Amos K. Woru meminta kepada Pemprov segera menetapkan peraturan daerah tentang keberpihakan kepada Nelayan OAP

“Pemerintah provinsi Papua segera menetapkan Regulasi tentang perlindungan nelayan orang asli Papua,” Ujarnya.

Amos juga menyampaikan selama Otonomi Khusus (Otsus) bergulir nelayan tidak diperhatikan secara serius oleh Pemerintah

“Kami sebagai nelayan orang asli Papua sampai saat yang ada ini, selama Otonomi Khusus (Otsus) berjalan selama 20 tahun, tidak ada perhatian yang serius kepada kami, tentang pemberdayaan ekonomi nelayan,” pungkas Amos disela-sela demonstrasi.

Ia meminta pemerintah untuk segera menetapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua harus orang Papua yang memahami persoalan dari Nelayan OAP yang selama ini diabaikan.

Staf ahli gubernur Papua, Elsye Rumbekwan mengatakan Sekda Papua meminta waktu untuk bertemu Gabungan Asosiasi Nelayan Orang Asli Papua (GANOAP).

“Bapak ibu minta maaf hari ini pak Sekda masih menerima tamu dari Pansus Otsus DPR-RI sehingga beliau (Sekda) minta waktu untuk menerima aspira bapak ibu nelayan,” kata Elsye saat menerima aspirasi Nelayan.

Elsye juga menyampaikan pesan sekda bahwa untuk saat ini tidak bisa bertemu namun sekda minta perwakilan dari para nelayan untuk bertemu diruang kerjanya pada Selasa (4/5).

“Saat ini saya memang tidak bisa bertemu karena kami lagi rapat dengan DPR-RI jadi saya minta perwakilan nelayan bertemu saya besok,” Kata Elsye membaca pesan singkat Sekda di Ponsel dihadapan pendemo.

(Red)