Papua

Kehujanan, Tony Tesar Tolak Dipayungi Saat Resmikan Jembatan Sumboy

34
×

Kehujanan, Tony Tesar Tolak Dipayungi Saat Resmikan Jembatan Sumboy

Sebarkan artikel ini
Bupati Yapen, Tonny Tesar saat tengah meresmikan Jembatan Kali Sumboy, distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen

BeritaPapua.co, Jayapura — Tolak dipayungi meski diguyur hujan Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar tetap semangat resmikan Jembatan Kali Sumboy, distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu (19/5/21).

Bahkan Bupati saat itu berharap hujan yang turun lebih deras lagi, Hal itu dikemukakan Bupati Tonny Tesar sedikit mengisahkan  pengalamannya beberapa tahun silam yang pernah terjebak tidak bisa turun ke Kota dan harus terpaksa menginap dikampung terdekat lantaran sungai Sumboy saat itu dalam posisi banjir.

“Saya minta hujan yang turun bisa lebih deras lagi agar kita bisa melihat manfaat jembatan ini setelah dibangun,” cetus Tonny Tesar menolak untuk dipayungi oleh salah satu stafnya ditengah guyuran hujan.

Disebutkan, jembatan rangka baja yang kerjakan oleh kontraktor PT Bumi Cenderawasih Papua dengan bentang 80 meter dan kedalaman tiang pancang 24 meter ini merupakan satu-satunya jembatan yang terpanjang di kabupaten kepulauan Yapen saat ini.

“Panjangnya 80 meter yang dikerjakan dari APBD Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun Anggaran 2021 dan juga pembiayaan dari PT SMI ( Sarana Multi Infrastruktur) dibawah Kementerian Keuangan dengan pinjaman sebesar Rp 250 Miliar yang salah satunya adalah pembangunan jembatan kali Sumboy yang saat ini diresmikan,” terangnya.

Tonny Tesar mengatakan pinjaman tersebut juga akan dipakai untuk menyelesaikan jembatan yang berada diwilayah timur pulau Yapen, yakni jembatan Repapeip dengan panjang 40 meter dan pembangunan ruas jalan baik diwilayah Timur, Barat maupun Utara tepatnya ruas jalan Saubeba – Poom, Tindarek – Areobu menuju Kaonda sedangkan arah barat dimulai dari Kamanaf sampai Papuma, yang diharapkan pada tahun ini pelaksanaannya bisa disetujui serta pembangunan ruas jalan Menawi- Sumberbaba juga Dawai – Pasir Panjang Woda.

“Hari ini kita bersyukur bisa resmikan  jembatan Sumboy dengan nilai kontrak Rp.20.901.141.000 yang artinya saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa pinjaman daerah ini kita harus bertanggung jawab walau besarnya satu rupiah pun dan pinjaman daerah ini tidak bisa kita gunakan diluar yang telah direncanakan,” tutur Tonny.

Oleh karena itu, Dia berharap kepada masyarakat untuk ikut memantau dan memberikan dukungan sehingga betul- betul pinjaman daerah ini hanya digunakan untuk peningkatan pembangunan, pembukaan akses jalan demi  kesejahteraan masyarakat serta tidak ada pinjaman daerah untuk kegiatan lain.

“Ini penting karena yang akan mengembalikan adalah dana dari APBD kita, yang kita ajukan saat ini kita pakai yang reguler yang kita pakai 4 tahun sedangkan yang kita gunakan dari dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) itu bisa sampai 8 tahun,” ujarnya.

Dengan demikian Bupati Tonny Tesar berharap kedepan siapapun pemimpin yang akan melanjutkan  kepemimpinannya mempunyai kepedulian yang sama bahwa dana ini sudah digunakan untuk pembangunan peningkatan kesejahteraan rakyat sehingga mempunyai tanggung jawab untuk mengembalikannya.

“Mungkin orang bertanya mengapa orang yang pinjam tapi pemimpin daerah yang lain yang harus mengembalikan karena  Pinjaman ini bukan atas nama kepala daerah atau seseorang tetapi daerah yang meminjam dimanfaatkan untuk pembangunan daerah jadi siapapun pemimpinnya harus melihat bahwa pinjaman ini untuk kepentingan daerah dan dia harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan pinjaman ini karena kalau kita tidak pinjam saat ini maka pembangunan jembatan ini dan jalan-jalan lain tidak akan terjadi karena kita tahu bagaimana susahnya masyarakat  kalau tidak ada akses jalan,” imbuh Tonny Tesar.

Menurutnya jembatan kali Sumboy yang telah diresmikan ini sangat strategis karena menghubungkan masyarakat yang berada diwilayah barat mulai distrik Kosiwo, Yapen Barat, Wonawa, Woi dan sampai ke Distrik Yerui bagian barat sebelah selatan, sedangkan bagian Utara menghubungkan akses jalan dari distrik Windesi ke Poom.

“Akses ini bagi pasangan kami punya konsen yang sangat tinggi untuk membangun trans Yapen sehingga keberadaan jembatan ini mempunyai nilai strategis untuk bisa mensukseskan trans Yapen yang kita jadikan program utama kepemimpinan saya dan Frans Sanady,” pungkas Tonny Tesar.

Untuk diketahui dalam peresmian jembatan ini ikut dihadiri sejumlah pejabat diantaranya Wabup Frans Sanady, Dandim 1709 Yawa, Letkol Inf Leon Pangaribuan, Kapolres AKBP Febryan Indra Fahmi, Ketua PN Serui, Ronald Massang, Ketua DPR Yohanis Raubaba dan Waket II, Fredolin Warkawani serta  kepala-kepala SKPD.

(AG)