BeritaPapua.co, Jayapura — Sekertaris Umum, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua mengatakan kendala yang dialami saat ini adalah persiapan pada venue-venue PON.
“Satu hal yang menjadi persoalan hari ini dalam hal persiapan. Persiapan lebih kepada soal venue-venue yang saat ini lagi sedang dipersiapkan oleh, baik dinas PU, Disorda maupun PB PON, dalam hal ini Pemerintah,” ungkapnya.
Kenius berharap venue-venue sudah siap digunakan sebelum PON sehingga para atlit Papua bisa beradaptasi dengan baik.
“Kita harapkan 3 bulan atau 4 bulan sebelum PON itu semua sudah siap ready digunakan sehingga atlit kami sebagai tuan rumah itu, tidak merasa asing di negeri sendiri,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hampir sebagian besar atlit-atlit menjalani TC diluar Papua.
“Hampir sebagian besar atlit kita sedang TC diluar, karena keterbatasan venue tadi,” ungkapnya.
Venue yang belum rampung, Kenius mengungkapkan bahwa atlit yang belum ada venue masih menjalani TC diluar Papua.
“Kalo itu (venue) tidak ada, atlit kita tidak bisa latihan. Kelihatan mungkin bangun 1 bulan mungkin jadi, tapi sampai sekarang belum ada itu venue,” terangnya.
Sekum KONI Papua berharap PON XX jangan lagi ditunda.
“Harapan kami PON tidak ditunda lagi, karena alasan keselamatan atlit atau alasan lainnya,” ungkap Kenius.
Dia sangat berharap PON XX Papua tetap dilaksanakan dengan mendapatkan keamanan super ketat dari pihak terkait.
(Red)











