BeritaPapua.co, Jayapura — Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna mengatakan 2 kepala daerah sangat antusias mendukung PDAM Jayapura menciptakan produk air minum kemasan.
“Saat ini juga kami melakukan diverikasi usaha kebetulan dukungan bapak Bupati (kabupaten Jayapura), bapak Walikota (Jayapura) cukup antusias sekali untuk bagaimana PDAM Jayapura menciptakan produk air minum dalam kemasan,” pungkasnya, Rabu (2/6) diruang kerjanya.
Ia menjelaskan dukungan dari Bupati kabupaten Jayapura saat ini telah memberikan nama pada produk kemasan tersebut.
“Bapak Bupati (kabupaten Jayapura) sudah memberikan nama ROBONG HOLO sudah kita produksi,” ujarnya.
Untuk pihak Walikota Jayapura pun telah memberikan nama pada air minum kemasan tersebut namun Entis menjelaskan saat ini masih berproses di Kementerian, Ia mengklaim dalam waktu dekat produk tersebut akan diluncurkan untuk kepentingan PON nantinya.
“Saat ini pengesahan di Kementerian Hukum adalah merk NAN WANI yang diberikan nama juga oleh pak Walikota (Jayapura),” ungkapnya.
Untuk peningkatan usaha, Dirut PDAM mengaku 2 produk tersebut sangat diandalkan oleh pihaknya.
“ROBONG HOLO dan NAN WANI adalah produk yang bisa diandalkan oleh PDAM Jayapura,” tuturnya.
Dengan demikian bahwa 2 air kemasan tersebut dapat membawa Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk 2 daerah tersebut.
“Artinya kalau PDAM pendapatannya banyak keuntungan meningkat, sudah tentu peningkatan terhadap PAD,” pungkas Entis.
Dirut PDAM Jayapura mengaku sejak berdirinya PDAM pihak masih mengalami kerugian namun di 2 tahun belakangan ini pihaknya mulai mendapatkan keuntungan sehingga kontribusi PAD untuk Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dapat terpenuhi.
“Sejak 2 tahun ini PDAM berdiri, 2019, 2020 PDAM sudah mengalami profit. Selama ini kan rugi. 2019 PDAM sudah laba 2 Milyar itu sudah diaudit oleh BPKP dan 2020 kita meningkat sekitar 2,5 Milyar. Artinya setoran ke PAD pun meningkat,” ucapnya.
Untuk produk air kemasan merk ROBONG HOLO saat ini sudah dipasok untuk kepentingan PON dan didistribusikan ke daerah lain di Papua.
“ROBONG HOLO sudah bisa memasok kepentingan-kepentingan PON yang sudah kita lakukan ekspansi malah kita sudah ekspansi ke Merauke,” tutur Dirut PDAM Jayapura.
Tak menutup kemungkinan pihaknya akan terus melakukan distribusi ke wilayah lain yang ada di Papua nantinya.
Kapasitas air mineral kemasan ROBONG HOLO diproduksi terbilang cukup lumayan banyak, untuk ukuran gelas, 600 karton sehari, ukuran 330 ml dan 600 ml sebanyak 400 karton sehari, untuk ukuran galon pun telah tersedia dan dikelola oleh 14 tenaga memproduksi air kemasan tersebut.
Untuk sumber air mineral kemasan tersebut diambil dari mata air pegunungan Cyclop Sentani, Kabupaten Jayapura.
(RT)











