BeritaPapua.co, Serui — Dibangun sejak tahun 2003 silam dan menunggu waktu yang cukup panjang, Gedung baru GKI Jemaat Yerusalem Wainakawini akhirnya dapat diresmikan dan ditabiskan, Jumat (24/9/2021).
Peresmian gedung gereja baru yang dibangun diatas tanah seluas 3.750 meter ini diawali dengan ibadah pelepasan gedung gereja lama di Jalan Pertanian.
Sedangkan peresmian gedung gereja yang memiliki luas bangunan 338m2 ini ditandai oleh pengguntingan pita dan selubung papan nama gereja oleh bupati kepulauan Yapen, Tonny Tesar dilanjutkan penyerahan kunci gedung baru secara estafet serta penandatanganan batu prasasti oleh BP Am Sinode GKI di Tanah Papua Anggota Wilayah IV, Pdt Handry W.D. Kakiay dan Bupati Tonny Tesar.
Usai pentabisan gedung gereja yang menghabiskan dana sekitar Rp 2,6 Miliar ini dilanjutkan dengan pelaksanaan ibadah perdana dipimpin oleh Pdt Evelin H Tanamal yang berlangsung penuh hikmat disertai iringan lagu puji-pujian dari beberapa paduan suara.
Ketua panitia pembangunan, Tamar Kayai menyebutkan proses penyelesaian kontruksi bangunan gedung ibadah dibagi dalam 9 tahapan dan dari tahapan fisik bangunan gedung baru ini menjadi pergumulan panjang jemaat Yerusalem karena mengalami pasang surut tidak sesuai perencanaan awal sehingga PHMJ Yerusalem kembali merevisi panitia pembangunan pada tahun 2011.
“Atas pertolongan dan tuntunan tangan Tuhan, PHMJ bersama jemaat kembali bangkit untuk menyelesaikan pembangunan sampai peresmian pada saat ini,” ucapnya.
Lanjutnya kendati fisik bangunan sudah mencapai 100 persen dan siap diresmikan namun masih sebagian kelengkapan yang belum terpenuhi diantaranya pagar gereja, Paving blok, Lonceng Gereja dan tangga menara.
Sementara itu Bupati kepulauan Yapen Tonny Tesar dalam sambutannya mengatakan sejak peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja ini pemerintah daerah selalu hadir begitu pada saat peresmian hari ini karena pemerintah selalu memberikan dukungan terhadap pembangunan bidang keagamaan di kabupaten ini.
“Dengan dimilikinya gedung gereja baru ini saya berharap agar dapat menambah semangat kita dan gereja ini semakin bertumbuh, berdampak pada kehidupan iman kita sehari-hari,” ujar Bupati Tonny Tesar.
Menurutnya dengan kemitraan yang dibangun baik selama ini oleh pemerintah daerah terhadap denominasi gereja telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sehingga pemerintah daerah melaksanakan proses pembangunan dan pelayanan dengan baik.
Dikatakan dukungan dari pihak gereja selama ini cukup tinggi terhadap pemerintah daerah hal itu terlihat disaat pandemi Covid 19 ini dukungan luar biasa selalu diberikan oleh pihak gereja salah satunya melakukan doa bersama setiap hari diwaktu siang.
“Luar biasa Mukjizat itu nampak dan kita merasakan bagaimana besarnya doa itu, dirumah sakit sudah tidak ada yang isolasi dan hari ini tinggal satu yang melakukan isolasi mandiri,” ungkap bupati Tonny Tesar.
Pada kesempatan itu Tonny Tesar mengajak seluruh denominasi gereja untuk ikut mendoakan pelaksanaan PON XX di Papua agar berjalan sukses dan aman.
“Kita selalu jaga protokol kesehatan sehingga setelah pelaksanaan PON diwilayah Papua ini tetap aman, damai dan sejahtera,” pungkas bupati Tonny Tesar.
(AG)











