Papua

Aliran Listrik Di Wapoga dan Inggerus Sudah Diresmikan Tetapi Belum Seluruh Menyala, Ini Penjelasan PLN

24
×

Aliran Listrik Di Wapoga dan Inggerus Sudah Diresmikan Tetapi Belum Seluruh Menyala, Ini Penjelasan PLN

Sebarkan artikel ini
Manager PLN ULP Waropen Max Samuel Iguge

BeritaPapua.co, Waropen — Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) diwilayah distrik Wapoga dan Inggerus secara resmi telah dilaunching oleh Bupati Waropen , Yermias Bisai pada tanggal 11 November 2021 kemarin, Namun masyarakat di dua distrik belum sepenuhnya dapat menikmati aliran listrik untuk menerangi rumah dan kampung mereka.

Ini penjelasan pihak PT PLN terkait belum maksimalnya penyaluran aliran listrik di dua distrik tersebut.

Manager PLN ULP Waropen Max Samuel Iguge mengatakan belum maksimalnya aliran listrik di dua wilayah itu disebabkan kondisi jaringan yang sudah terpasang masih dilakukan pembersihan dari tanaman yang merambat ke jaringan kabel.

“Jaringan masih kotor jadi kita bersama masyarakat bersikan dulu dari akar-akar rumput yang menjalar ke jaringan, sehingga beberapa tempat belum menyala termasuk daerah Inggerus,” ungkapnya Max kepada Wartawan ketika di hubungi melalui via telepon, Sabtu (13/11/2021).

Dikatakan untuk daerah Wapoga juga belum dapat ter aliri semua meskipun seluruh jaringan sudah terpasang, selain terhambat jaringan yang kotor pihaknya saat ini tengah melakukan pemasangan meteran dan instalasi ke rumah-rumah Warga.

“Pihak kontraktor ada pemasangan meter di rumah-rumah dan instalasi untuk selanjutnya kita seting,” ucapnya.

Lebih jauh Dia mengemukakan apabila seluruh jaringan sudah bersih keadaan suplai Listrik sudah dapat di optimalkan sesuai jam pengoperasian dimana untuk daerah Wapoga dan Ingerus akan beroperasi selama 12 Jam setiap harinya.

Untuk kapisitas pembangkit listrik di kedua Distrik tersebut pihak PLN telah menyiapkan 3 Unit mesin pembangkit dengan kapasitas 500 Mega Watt, sedangkan untuk pasokan BBM sendiri diperkirakan akan membutuhkan sebayak 10 Ton per 2 pekan jam Operasi.

Max mengatakan, aliran listrik di kedua daerah itu akan berjalan dengan normal dipastikan bulan Desember mendatang, karena saat ini pihaknya terus berupaya mempercepat melakukan pembersihan jaringan.

(AG)