Papua

Kepala BBPJN Jayapura Tak Pernah Janjikan 9 Paket Proyek Lelang Kepada Pengusaha OAP di Nabire

145
×

Kepala BBPJN Jayapura Tak Pernah Janjikan 9 Paket Proyek Lelang Kepada Pengusaha OAP di Nabire

Sebarkan artikel ini
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Melki Sasarari

BeritaPapua.co, Jayapura — Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Edu Melki Sasarari menepis soal dirinya berbohong terkait 9 paket proyek lelang kepada para pengusaha asli Papua di Nabire.

Hal itu ditegaskan Edu Melki Sasarari saat ditemui awak media diruang kerjanya, di Jayapura, Rabu (12/1/22).

Menurutnya, 9 paket lelang pekerjaan itu dikasih kepada para kontraktor asli Papua di Nabire untuk mengikuti proses lelang bukan penunjukan langsung.

“Kita punya paket yang kita kssih ke Nabire itu ada 9 paket ini ada sekitar 49 Milyar yang kita kasih buat saudara-saudara kita di Nabire. Kita kasih bukan berarti kita tunjuk. Kita suruh lelang. Jadi kalau dia kalah, ada orang dari Jayapura masuk ke Nabire dia harus terima bukan de harus ribut. Bukan dia harus palang kantor. Bukan dia harus palang pekerjaan di lokasi,” bebernya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tak pernah berjanji soal 9 paket lelang tersebut.

“Saya tidak pernah janjikan mereka tapi ini ada 9 paket untuk orang asli Papua kamu bersaing ikut lelang. Kalau merek bilang saya janji bohong itu. Mereka tipu,” ungkapnya.

Lanjut kata kepala BBPJN, 9 paket senilai 49 Milyar itu adalah paket lelang khusus untuk orang asli Papua

“Paket ini untuk orang asli Papua jadi siapa pun orang asli Papua berhak mengikuti proses lelang ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, para kontraktor tersebut meminta Bupati Nabire dan kepala satker harus bertemu dan duduk bersama untuk menyelesaikan kasus ini. Jika tidak, mereka akan tetap memalang kantor Satker PJN VII Nabire hingga bupati Nabire dan kepala Satker yang harus membuka palang.

(RT)