Papua

Kodim 1701 Jayapura Siap Kolaborasi Dengan Pemkab Jayapura Kembangkan Kakao

165
×

Kodim 1701 Jayapura Siap Kolaborasi Dengan Pemkab Jayapura Kembangkan Kakao

Sebarkan artikel ini
Tampak suasana pertemuan bersama antara Kodim 1701/Jayapura dan Pemerintah Kabupaten Jayapura, di ruang rapat Bupati Jayapura

BeritaPapua.co, Sentani – Komando Distrik Militer (Kodim) 1701/Jayapura menyatakan siap menggerakkan semua potensi yang dimiliki untuk sebuah kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura mengembangkan tanaman Kakao.

Mengenai kesiapan Kodim tersebut, disampaikan secara langsung oleh, Komandan Kodim (Dandim) 1701/Jayapura, Kolonel Inf. Richard Sangai, SE, MM kepada awak media usai mengikuti rapat sinergitas pengembangan tanaman Kakao dengan Bupati Jayapura beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Bupati, Senin (24/01/2022).

“Ini merupakan sinergi yang luar biasa, sehingga sayapun otomatis mendukung penuh. Seluruh potensi yang ada di Kodim akan mendukung penuh program yang kita laksanakan ini, yaitu percepatan dan penguatan tanaman kakao,” ujar Dandim.

Dikatakan, sinergitas dengan pemerintah daerah bukan saja untuk pengembangan tanaman kakao, tetapi juga akan dikembangkan beberapa tanaman lainnya seperti sagu dan jagung. Sebab ini merupakan bagian dari konsep kerjasama yang bersifat integratif farming atau pertanian terpadu.

Dirinya menjelaskan, tugas pokok dari Kodim adalah menjaga pertahanan wilayah darat. Mempertahankan wilayah darat itu termasuk pertanian dan perkebunan. Sehingga berdasarkan tugas pokok itulah maka Kodim menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jayapura untuk pengembangan komoditas unggulan yakni, tanaman kakao.

Dandim juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura, dimana Bupati Jayapura bersama sejumlah kepala OPD teknis yang telah merespon dengan cepat upaya pengembangan kakao lewat sinergitas program bersama.

Menurutnya, saran dari Pemda agar kedepan tanaman kakao keluar dari Jayapura tidak berbentuk biji tapi sudah berbentuk olahan. Jika nantinya benar terwujud tanaman kakao keluar dari daerah ini dalam bentuk olahan maka dengan sendirinya telah memenuhi pencapaian target secara nasional.

“Saya sebagai Dandim tentu akan berpikir keras dan mencari strategi tepat guna berkomunikasi ke Bupati terkait tanaman kakao yang keluar dari Kabupaten Jayapura tidak lagi biji namun keluar dalam bentuk olahan. Kedepan ini kita juga berencana meninjau titik sentra yang akan kita jadikan tempat pengolahan,” tandasnya.
Senada dengan Dandim, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si menerangkan, rencana pengembangan tanaman kakao ini telah lama dilakukan dengan sejumlah lembaga non pemerintah seperti WWF, WRI, YPMD dan dinas terkait.

Bupati mengatakan, sesuai tata ruang wilayah bahwa ada sebagian wilayah di Kabupaten Jayapura yang akan menjadikan tanaman kakao sebagai komoditas unggulan. Untuk mempercepat wilayah pengembangan kakao maka pihaknya di zaman Pangdam yang lama telah menjalin kerjasama tetapi kerjasama itu tidak sepenuhnya berjalan.
Setelah sekian lama kerjasama dengan TNI AD untuk pengembangan tanaman kakao tidak berjalan, akhirnya di tahun ini lewat Dandim 1701/Jayapura yang baru ini maka kembali kerjasama yang pernah ada di tinjau ulang dan dilanjutkan kembali.

“Kita perlu kerja keras, disiplin dan kita kolaborasi juga dengan TNI AD sebab di lapangan TNI AD mempunyai Babinsa, Koramil yang bisa digerakkan untuk bersama masyarakat membangun daerah lewat pengembangan tanaman sebagai komoditi unggulan berdasarkan karakteristik wilayah masing-masing,” harapnya.

Bupati membeberkan bahwa sesungguhnya Pemda Jayapura mempunyai tempat industri berkapasitas di Kampung Kehiran, Distrik Sentani. Jika di tata secara baik maka, rencana strategis Kodim untuk tanaman kakako keluar dari Jayapura dalam bentuk olahan bisa terwujud.
“Kita punya tempat industri yang kapasitasnya bagus di Kehiran, tinggal hitung berapa jumlah produk yang masuk, berapa tingkat produksinya, harus bagus fermentasinya, dan ketentuan lainnya,” pungkas Bupati Jayapura.

(YFT)