BeritaPapua.co, Sentani — Pergerakan pemuda Indonesia hadir seiring perkembangan peristiwa sosial ekonomi masyarakat di Indonesia. Namun, dinamika pergerakan pemuda yang terdiri dari beragam organisasi dinilai pemerintah orde baru sebagai bentuk perpecahan mahasiswa. Kondisi inilah melatarbelakangi pandangan akan perlunya induk organisasi pemuda yang berasal dari berbagai latar belakang, hingga kemudian terbentuklah Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI.
KNPI tentunya mengemban amanah yang berat maka membutuhkan kepengurusan yang berfikir kritis, berpandangan luas, dan menjadi teladan bagi pemuda-pemuda. Sebagaimana fungsinya yaitu sebagai wadah perjuangan pemuda dalam kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan. Dan juga sebagai forum komunikasi penyalur organisasi kemasyarakatan. Jika dibaca kemudian ditelaah tujuan mulia ini maka kepengurusan KNPI betul-betul bekerja dengan hati, bukan karena politik praktis.
Bertolak dari uraian diatas, maka Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten Jayapura, Menase B. Taime mempertanyakan kinerja DPD KNPI Kabupaten Jayapura. “Sudahkan DPD KNPI Kabupaten Jayapura menunjukan kinerja sesuai amanat berdirinya KNPI ?,” tanya Manase saat ditemui di Gunung Merah Sentani, Selasa (22/02/2022).
“Demikian juga, DPD KNPI Kabupaten Jayapura harus mewujudnyatakan kerja-kerja nyata di masyarakat sebagai bentuk kehadiran pemuda dalam membangun daerahnya. Lalu bagaimana dengan DPD KNPI Kabupaten Jayapura ? Pertanyaan ini selalu menjadi kegelisahan saya selaku pemuda di kabupaten Jayapura dan juga selaku Ketua PPLH,” ujarnya.
Dikatakan, dengan melihat kondisi masyarakat di Kabupaten Jayapura, terutama masalah Pemuda. Program kerja Kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Jayapura saat ini, tidak ada kejelasan, meskipun dalam kondisi pandemi covid-19 tapi bantuan dari pemda kepada pengurus tetap berjalan, maka menjadi pertanyaan kenapa program kerja tidak jalan.
Jika dilihat dan diamati, lanjutnya, DPD KNPI Kabupaten Jayapura saat ini bisa dikatakan mati suri. Terkesan momentum, lamban, karena tidak pernah lihat dan merasakan dampak baik dari Kepengurusan KNPI Kabupaten Jayapura saat ini. Masalah sosial, masalah miras, yang seharusnya juga menjadi tangungjawab DPD KNPI Kabupaten Jayapura untuk mengkritisi tapi pada kenyataannya Kepengurusan DPD KNPI kabupaten Jayapura tidak punya taring untuk menyuarakan. Padahal ditengah problematik semacam ini, peran DPD KNPI sangat diharapakan untuk ikut bagian untuk mengatasi problematika tersebut.
Menurutnya, dalam hal ini tentunya, KNPI Kabupaten Jayapura, memiliki tangungjawab yang besar terhadap problem pemuda, organisasi pemuda dan juga masalah sosial lainnya. Namun saat ini KNPI Kabupaten Jayapura kehilangan marwah karena kelihatan dari berbagai problem KNPI tidak hadir mencoba untuk memberikan solusi atas problem tersebut.
Ironis sekali jika KNPI Kabupaten Jayapura hari ini hanya menunjukan perannya di momen tertentu saja. Seperti terkesan hanya memiliki kesadaran dan kepedulian momentual serta kepentingan tertentu yang ramai ketika Musda. Jika kondisi seperti ini tetap dibiarkan oleh Kepengurusan saat ini citra buruk akan menjadi legitimasi bagi KNPI itu sendiri.
“Maka saran saya pertama, agar sebelum masa berakhirnya Kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Jayapura saat ini, alangkah baiknya, memberikan kesan bahwa Kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Jayapura ada. Kedua diera seperti saat ini, KNPI seharusnya menjadi lokomotif bagi kemajuan pemuda dan Kabupaten Jayapura. Untuk menuju kesana kepengurusan KNPI Kabupaten Jayapura saat ini harus mengambil peran pada semua aspek kehidupan kepemudaan sehingga lembaga ini bisa menjadi lokomotif kemajuan daerah,” harapnya.
(YFT)











