BeritaPapua.co, Jayapura — Menpora RI, Zainuddin Amali menyebut olahraga sudah menjadi satu hal penting bagi orang asli Papua sebagaimana dalam hasil penelitian.
“Kalau tidak ditindaklanjuti maka hal tersebut akan sia-sia dan pada akhirnya hilang begitu saja,” tegas Zainuddin kepada wartawan di Jayapura, Senin (25/10/22).
Hal itu dikaji lewat PON XX kemarin, dimana Papua telah berhasil menempatkan diri di peringkat keempat dengan menyumbang 93 medali emas, 66 perak, dan 102 perunggu.
Sebagaimana sudah disampaikan bahwa nantinya akan menjadikan Papua sebagai provinsi olahraga, sehingga penyematan provinsi olahraga mendapat respon positif presiden Joko Widodo.
“Itulah aspirasi PON yang disampaikan pada oleh Bapak Gubernur Lukas Enembe. Dan itu ditangkap oleh pak presiden kita bersama tetapi nanti kita akan diskusi dengan DPR Papua kemudian dukungan Universitas Cendrawasih dan dan Doktor Kenius kogoya selaku ketua KONI Papua,” papar Menpora.
“Jadi jadi sekali lagi saya mengapresiasi baik sebagai pemerintah, sebagai guru besar terhadap apa yang dilakukan Universitas Cendrawasih hari ini adalah suatu hal yang luar biasa sangat hebat untuk bagaimana Papua bangkit dengan olahraga,” pungkasnya.
Lanjut kata Menpora, hasil penelitian pada sidang disertasi Kenius Kogoya menunjukkan bahwa masyarakat Papua umumnya fashionnya adalah olahraga sehingga menjadi harga diri.
“Nah ini kita dorong apalagi Papua saat ini fasilitasnya luar biasa, ada fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh Papua bekas PON yang tidak dimiliki oleh provinsi-provinsi yang lain, nah jangan sampai ini mubasir tidak tidak bisa digunakan sarana dan prasarana ini sudah ada kemudian kita tidak gunakan,” katanya.
Zainuddin juga menyampaikan, karena Perpres nomor 86 bisa secara nasional menempatkan Papua sebagai salah satu sentra pembinaan.
“Saya tegaskan pembinaan untuk talenta baik di usia dini maupun setelah itu saya langsung tempelkan dengan perguruan tinggi kenapa Karena di perguruan tinggi SDM-nya banyak kemudian pemeliharaannya sudah pasti dan penggunaannya juga banyak di samping keluarga besar di perguruan tinggi masyarakat umum,” bebernya.
Menpora menambahkan sentra pembinaan akan tempatkan di uncen Universitas Cendrawasih.
(RT)











