Papua

KRP dan KNPI Minta KPK Berikan Jaminan Kesehatan Lukas Enembe Terhadap Rakyat Papua

0
×

KRP dan KNPI Minta KPK Berikan Jaminan Kesehatan Lukas Enembe Terhadap Rakyat Papua

Sebarkan artikel ini
Tokoh Pemuda Papua Franklin Wahey, Sekertaris KRP Asrik Gombo, Ketua KRP, Otniel Deda dan Ketua KNPI Papua Benyamin Gurik

BeritaPapua.co, Jayapura — Pasca penangkapan gubernur Papua, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta agar memberikan jaminan kesehatan Lukas Enembe terhadap masyarakat Papua.

Penegasan tersebut disampaikan Koalisi Rakyat Papua (KRP) dan KNPI Papua di Jayapura, Rabu (19/1/23).

Ketua KRP, Otniel Deda (OD) minta KPK agar bisa membuka akses kepada pihak keluarga dan dokter pribadi Gubernur Papua.

“Kami meminta kepada ketua KPK untuk membuka akses dokter pribadi dan keluarga untuk bisa bersama-sama dengan tim dokter membentuk tim bersama untuk memutuskan semua hal yang berkaitan dengan kesehatan beliau (Lukas Enembe) obat dan makan,” pintanya.

Permintaan yang dilakukan KRP mengingat, Lukas Enembe telah berjasa besar dalam pembangunan di tanah Papua.

“Kita peduli karena beliau sudah berkarya membangun tanah Papua dengan sangat luar biasa,” ujar OD.

Ketua KRP juga meminta agar pihak keluarga bisa duduk bersama-sama KPK untuk mengupdate perkembangan kondisi kesehatan Lukas Enembe.

“Hari ini masyarakat Papua ingin KPK memberikan informasi yang benar terhadap update kondisi beliau, sehingga kami bisa mengikuti dengan media yang jelas sehingga kita bisa mengetahui kondisi beliau dan ditambah dengan dokter pribadi yang dipercayakan sehingga informasi dari dokter KPK dan dokter itu harus sama-sama duduk melakukan konferensi pers apapun sehingga masyarakat Papua melihat bahwa informasi yang disampaikan tidak sepihak,” paparnya.

Kata OD, dari pengamatan yang dilakukan banyak pejabat Papua yang berobat diluar Papua namun pulang dengan kondisi tak bernyawa lagi.

“Pengalaman ke pengalaman Banyak pejabat Papua yang proses pengobatan diluar Papua itu pasti mereka pulang dengan kondisi yang sudah tidak bernyawa,” ungkapnya.

Menurutnya hal itu bisa berdampak pada keamanan di wilayah Papua.

“Ini bisa berdampak pada ketidakpuasan pada pelayanan yang salah, ini akan membuat kondisi Papua ini akan tidak kondusif,” tandas Deda.

Ia meminta agar KPK memberikan pelayanan yang terbaik kepada gubernur Lukas Enembe.

“Harus dilayani baik berikan pelayanan yang terbaik karena sudah berkontribusi terhadap bangsa dan negara itu menjadi harapan kita,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Papua, Franklin Wahey mengatakan tetap konsisten, komitmen, loyalitas dan tidak akan pernah mundur tetap mendukung gubernur Lukas Enembe dalam proses hukum yang sedang dijalani.

“Walaupun beliau ditahanan, kita akan tetap setia terus, karena kita yang urus dia, kita yang pilih dia jadi gubernur Papua, pemimpin kita. Kita punya tugas menjaga beliau sampai dengan kepemimpinan dia 10 tahun,” ujarnya.

Kenapa harus kita ada dibelakang Lukas Enembe, kata Franklin bahwa kita harus menghargai jerih payah kerja dari Lukas Enembe.

“Kita lihat saja kebelakang sebelum Lukas Enembe jadi gubernur, Papua itu seperti apa, situasi konfliknya, pembangunannya. Hari ini kita lihat nyata bahwa Lukas Enembe menjadi Gubernur Papua, situasi Papua baik dari sisi kambtinmas dan sisi pembangunan juga bagus,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Asrik Gombo menyampaikan proses hukum yang telah berjalan namun dirinya meminta agar KPK tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan dari Lukas Enembe dari sisi kemanusiaan.

“Jadi beliau ini sakit tolong diperhatikan. Kami memohon untuk keluarga dan dokter pribadinya bisa bersama-sama untuk perhatikan beliau punya kondisi terakhir yang ada,” ujarnya.

Ketua KNPI Papua, Benyamin Gurik meminta kepada seluruh masyarakat Papua agar selalu mendukung gubernur Lukas Enembe dalam doa terhadap proses hukum yang sedang dijalani.

“Kami minta kepada seluruh masyarakat Papua untuk tetap fokus berdoa,” pungkasnya.

Karena menurutnya, Gubernur Papua telah melakukan upaya pengobatan hingga keluar negeri.

“Beliau sudah melakukan pengobatan dari dalam sampai keluar negeri tapi sampai sekarang beliau masih sakit, diketahui 2 hari kemarin sempat drop,” bebernya.

Gurik meminta kepada pemerintah agar mempertimbangkan kontribusi besar yang telah dilakukan oleh Lukas Enembe selama duduki kursi pemerintahan sejak dari masih Wakil bupati Puncak Jaya hingga Gubernur Papua.

“Kami juga percaya negara ini mempertimbangkan kontribusi besar beliau selama menjabat 20 tahun di pemerintahan, beliau sudah melakukan banyak hal, menjaga keutuhan NKRI, menjaga keberagamaan di Papua,” pungkasnya.

(RT)