Papua

70 Wartawan Dinyatakan Lulus Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan PWI Papua

794
×

70 Wartawan Dinyatakan Lulus Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan PWI Papua

Sebarkan artikel ini
IMG 20240528 WA0094 jpg
Tampak puluhan wartawan berswa foto bersama usai gelaran OKK PWI Papua perdana.

Berita Papua, Jayapura — Sebanyak 70 Wartawan di provinsi Papua dinyatakan lulus mengikuti Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua.

70 Wartawan tersebut, terdiri dari berbagai media nasional hingga media lokal di Papua mengikuti OKK yang digelar di ruang Rastra Samara Mapolda Papua, Selasa 28 Mei 2024.

Ketua PWI Papua, Hans Bisay menyebut, OKK sebelumnya pernah digelar oleh ketua PWI, Usman Fakaubun di era tahun 1990an.

“Tapi yang terbaru ini, bisa dikatakan perdana. Ketika tahun 2.000 kesini perdana untuk Papua,” ungkapnya.

Hans menyampaikan, setelah di provinsi Papua selanjutnya PWI Papua bakal menggelar OKK di kabupaten Nabire, provinsi Papua Tengah.

“Jadi OKK-nya di Jayapura kemudian ke Nabire ke Papua Tengah, kemudian di Papua Selatan tapi Papua Selatan masih akan digelar UKW makanya kita tunda dulu UKW kemudian gelar OKK,” bebernya.

Namun OKK yang digelar perdana ini kata Hans, untuk mendukung kontingen Papua yang akan berlaga di Pekan Olahraga Wartawan (Porwanas) nantinya.

“Karena syarat-syarat dalam Porwanas itu atlet yang mengikuti pertandingan dia harus memenuhi syarat, yaitu kartu anggota. Untuk mendapatkan kartu anggota itu, dia (wartawan) harus OKK kemudian UKW,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua bidang organisasi PWI pusat, Zulmansyah Sekadang usai memberikan materi mengatakan, 70 Wartawan yang dinyatakan lulus sudah bisa menjadi anggota PWI.

“Saya berharap kawan-kawan yang hari ini dinyatakan lulus OKK sudah bisa bergabung menjadi anggota PWI,” ujarnya.

Zulhamsyah juga bakal melaporkan ke pengurus pusat bahwa sebanyak 70 Wartawan di Papua telah bergabung bersama PWI Papua.

“Saya akan melapor kepada pengurus pusat kita bertambah lagi anggota dari Papua sebanyak 70 orang,” pungkasnya.

(Renaldo Tulak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *