Papua

Road Race KNPI Championship 2025 Angkat Budaya Koba-Koba Maybrat ke Panggung Nasional

3
×

Road Race KNPI Championship 2025 Angkat Budaya Koba-Koba Maybrat ke Panggung Nasional

Sebarkan artikel ini
Tampak Ketua DPD KNPI Kabupaten Maybrat, Steven Murafer bersama jajaran digelaran Road Race KNPI Championship 2025. (Ist)

Berita Papua, Jayapura — Kabupaten Maybrat memadukan event olahraga bergengsi dengan promosi budaya lokal melalui penyelenggaraan Road Race KNPI Championship 2025 yang berlangsung di kantor Bupati Maybrat, Papua Barat pada 23-25 Oktober 2025.

Dalam puncak acara, kesenian tradisional Koba-Koba ditampilkan menjadi payung bagi pembalap, sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada peserta dan penonton dari berbagai wilayah.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Maybrat, Steven Murafer menjelaskan, penyelenggaraan Road Race KNPI Championship 2025 memiliki tujuan strategis untuk membangun citra positif Kabupaten Maybrat di mata publik.

“Tujuan dari kegiatan ini, pertama yaitu kita mau mempromosikan daerah Maybrat sebagai daerah yang aman,” ujar Murafer kepada BeritaPapua.co, Senin (27/10/2025).

Ketua DPD KNPI Kabupaten Maybrat, Steven Murafer. (Ist)

Murafer menegaskan event road race ini bukan sekadar ajang kompetisi balap motor, tetapi juga menjadi wadah promosi keunggulan daerah, mulai dari budaya hingga produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Salah satu kesenian yang menjadi sorotan dalam acara puncak adalah Koba-Koba, sebuah kesenian tradisional khas masyarakat Maybrat yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak zaman dahulu.

“Kita mempromosikan keunggulan-keunggulan dari budaya dan UMKM kita. Salah satunya yang kemarin kita tunjukkan pada acara puncak adalah Koba-Koba,” jelas alumni IPDN itu.

Koba-Koba merupakan kesenian tradisional yang menjadi identitas budaya masyarakat Maybrat. Kesenian ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan ritual adat masyarakat setempat sejak generasi terdahulu.

Ketua DPD KNPI Maybrat berharap, penampilan Koba-Koba di hadapan peserta dan penonton Road Race KNPI Championship 2025 dapat meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya lokal sekaligus memperkenalkan Maybrat sebagai destinasi wisata budaya yang menarik.

Dengan menggabungkan event olahraga modern dan pelestarian budaya tradisional, KNPI Kabupaten Maybrat menunjukkan komitmen untuk memajukan daerah tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi jati diri masyarakat setempat.

Tampak gadis payung memakaikan Koba-koba ke pembalap sebagai ganti payung untuk memperkenalkan budaya Maybrat ke panggung nasional. (Ist)

Road Race KNPI Championship 2025 di Maybrat menjadi contoh bagaimana event kepemudaan dapat menjadi sarana efektif untuk membangun branding daerah, mempromosikan keamanan wilayah, sekaligus melestarikan kearifan lokal di tengah dinamika pembangunan.

Diketahui, Koba-koba sendiri terbuat dari daun pandan hutan yang dijahit menggunakan kulit kayu pohon ganemon, daun Pandan Hutan itu nantinya dijemur atau dibakar hingga berwarna kuning kecokelatan sehingga nantinya dirajut menjadi koba-koba.

Koba-koba juga berfungsi sebagai payung tradisional untuk melindungi diri dari hujan dan panas.

(Renaldo Tulak)