Berita Papua, Sarmi — Gereja Kristen Injili (GKI) Pniel Bagaiserwar menggelar ibadah pemuda khusus di Kampung Sawar, Distrik Sarmi Timur, Kabupaten Sarmi, Jumat malam (7/11/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIT ini bertujuan memperkokoh iman kaum muda di wilayah Sarmi.
Pendeta Anggelina Oriana Pantai, pendeta Gereja GKI Pniel Bagaiserwar saat memimpin ibadah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan terhadap kegiatan keagamaan ini.
“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Bapak Presiden Prabowo Subianto, atas segala bantuannya dalam melaksanakan kegiatan ibadah ini,” ujar Pendeta Anggelina.
Ia menjelaskan, ibadah pemuda ini diselenggarakan khusus untuk memberikan penguatan iman kepada generasi muda di Bagaiserwar agar mereka dapat menjaga diri dari hal-hal yang merugikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Menurut Pendeta Anggelina, kaum muda sebagai generasi penerus bangsa perlu dibekali dengan iman dan pengetahuan agama yang baik sejak dini. Hal ini penting agar mereka dapat tumbuh menjadi masyarakat yang cerdas dan mampu berbakti kepada negara melalui tindakan-tindakan positif.
“Kaum muda adalah penerus yang harus dibekali dengan iman dan pengetahuan agama yang baik sehingga mereka dapat menjadi masyarakat yang cerdas dan dapat berbakti kepada negara. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus dijaga dengan baik sejak dini,” tegasnya.
Lebih lanjut, tokoh agama ini berharap agar ada perhatian lebih terhadap pembinaan anak muda melalui pendekatan agama. Menurutnya, pendekatan ini penting untuk membentuk moral yang baik yang didasari oleh iman yang kuat.
“Harapan saya sebagai tokoh agama, agar dapat memperhatikan anak muda dengan pendekatan agama sehingga dapat membentuk moral yang baik karena sudah didasari dengan iman yang kuat,” katanya.
Pendeta Anggelina juga menekankan pentingnya sinergi antara institusi keagamaan dan pemerintah dalam pembangunan.
“Agama adalah mitra pemerintah yang harus bersinergi dalam mendukung segala program pemerintah agar dapat terjalin keseimbangan dalam pembangunan,” pungkasnya.
(Redaksi)











