Papua

Gubernur Fakhiri Canangkan 5 Pilar Pembangunan Papua, Tekankan Pemerintahan Transparan dan Inklusif

0
×

Gubernur Fakhiri Canangkan 5 Pilar Pembangunan Papua, Tekankan Pemerintahan Transparan dan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Tampak Gubernur Papua Matius Fakhiri dan Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen didampingi istri saat orasi di pesta rakyat di halaman Kantor Gubernur. (Ist)

Berita Papua, Jayapura — Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen secara resmi memaparkan arah kebijakan pemerintahannya dalam acara Ibadah Syukur dan Pesta Rakyat di halaman Kantor Gubernur Papua, Jumat (31/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, kepala daerah yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 Agustus 2025 ini mengajak seluruh masyarakat Papua bersatu membangun daerah tanpa sekat dan perbedaan.

Dalam pidatonya, Fakhiri menyampaikan penghargaan kepada mantan Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, atas kontribusinya dalam menata pemerintahan dan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu serta Pilkada di Provinsi Papua dengan aman dan damai.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Agus Fatoni yang telah menjalankan amanah dengan ketulusan dan kecerdasan, serta sukses melaksanakan pesta demokrasi di Papua,” ujar Fakhiri.

Mantan Komisaris Jenderal Polisi ini menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama wakil gubernur berkomitmen membangun Papua berdasarkan 5 pilar utama yakni; peningkatan SDM dan pendidikan, pemerataan layanan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, serta pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Walaupun saya bukan politisi, tapi sebagai mantan penegak hukum, saya paham pentingnya kehati-hatian dan transparansi dalam setiap kebijakan,” tegasnya.

Fakhiri mengungkapkan bahwa koordinasi dengan sejumlah kementerian telah dilakukan sejak pelantikannya. Fokus utama saat ini adalah mempercepat pembangunan jalan, jembatan, akses air bersih, listrik desa, serta fasilitas perumahan rakyat.

“Papua harus terang dalam listrik, terang dalam hati, dan terang dalam masa depan,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi dalam pembangunan Papua, serta mengajak seluruh tokoh adat, agama, pemuda, perempuan, dan masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan kedamaian.

“Papua bukan beban, tetapi berkat bagi bangsa Indonesia,” ujar Fakhiri.

Fakhiri menyebut bahwa pintu Kantor Gubernur Papua akan selalu terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keluh kesah maupun ide-ide pembangunan.

“Kita tidak boleh jauh, kita harus berjalan berdampingan dalam kasih dan tanggung jawab. Kami bukanlah yang terbaik tetapi kami akan selalu melakukan yang terbaik, kami akan bekerja dengan hati untuk memimpin dengan kasih dan mendengar dengan rendah hati,” tegasnya.

Fakhiri menegaskan, pentingnya persatuan dalam keberagaman sebagai kunci kemajuan dalam membangun Papua.

“Kami percaya Papua akan bisa maju kalau kita saling mengasihi dan menjaga perbedaan Papua. Kita bisa kuat kalau kita saling merangkul, menguatkan tanpa sekat. Papua akan menjadi cerah jika berjalan dalam kebersamaan, menjaga harmoni bagi Papua,” pungkasnya.

(Redaksi)