Papua

LDII Kota Jayapura Gelar Media Gathering Jelang Musda VI

0
×

LDII Kota Jayapura Gelar Media Gathering Jelang Musda VI

Sebarkan artikel ini
Tampak LDII Kota Jayapura Gelar Media Gathering.

Berita Papua, Jayapura — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Jayapura menggelar media gathering dalam rangka persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) VI yang akan diselenggarakan 11 Februari 2026 mendatang di Hotel Horison Kotaraja.

Kegiatan yang berlangsung di ruang serba guna Pondok Pesantren Al Manshurin Yabansai, Waena, Sabtu (7/2/2026), dihadiri jurnalis dari berbagai media massa serta pengurus DPD dan DPW LDII Papua.

Ketua DPW LDII Provinsi Papua, H. Sudarmo, menyebut media gathering merupakan kebutuhan penting untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan wartawan.

“Media gathering ini penting agar kami bisa membangun komunikasi dengan teman-teman wartawan. Semua program yang kami susun dan laksanakan membutuhkan fungsi kontrol dan pengingat dari media,” ujar Audarmo.

Ia menjelaskan, DPP LDII telah menginstruksikan DPW untuk melakukan pendampingan terhadap kota dan kabupaten yang akan melaksanakan Musda, yang dibagi dalam tiga tahap: persiapan/pramusda, pelaksanaan Musda, dan pasca-Musda.

Tampak Ketua DPW LDII Provinsi Papua, H. Audarmo, S.Pd (kanan) dan Ketua DPD LDII Jayapura, Dadang Hidayat, S.Sos.

Audarmo menekankan pelaksanaan Musda harus berjalan demokratis, aman, nyaman, tanpa konfrontasi dan perpecahan.

“Kami tekankan betul-betul dilaksanakan dengan demokratis, rasa aman, nyaman, tidak konfrontasi, dan tidak ada perpecahan. Ini adalah acara lima tahunan yang menyenangkan karena melaksanakan amanah anggaran dasar dan rumah tangga organisasi,” tegasnya.

Ia berharap Musda VI dapat menghasilkan pemimpin yang loyal dan memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Jayapura, Dadang Hidayat menjelaskan sejumlah tahapan persiapan telah dilakukan menjelang pelaksanaan Musda VI.

“Kami dari awal sudah melakukan pramusda sambil melakukan audiensi dengan Kementerian Agama dan stakeholder lainnya, baik pemerintah kota maupun kejaksaan,” ujar Dadang.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah melaksanakan program kebersihan dan pembinaan generasi muda di akhir tahun sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pra-Musda.

Dadang menyebutkan, Musda VI akan mengundang seluruh pimpinan cabang (PC) beserta dewan penasehat dan peninjau dari DPW Papua, dengan total peserta mencapai puluhan orang.

“Kami akan mengundang semua PC untuk pimpinannya, dewan penasehat, dan peninjau dari DPW. Total ada DPW, 2 PAC, 5 PC, dan dewan-dewan penasehat,” bebernya.

Dadang berharap media massa dapat menjadi corong untuk mempublikasikan kegiatan LDII kepada masyarakat luas, terutama terkait penjelasan dari Ketua DPW LDII Provinsi Papua.

Terkait tema Musda, Dadang menekankan isu kebangsaan dan pluralisme menjadi fokus utama, mengingat konteks Papua yang majemuk.

“Isu kebangsaan dalam Musda dan pluralisme di Papua menjadi nomor satu. Kami sebagai warga berusaha menjadi warga terbaik yang tercermin dalam 29 karakter luhur yang selalu kami gemborkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, LDII juga mendorong warganya untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang ada secara produktif, termasuk di wilayah transmigrasi Koya.

Sebelumnya, DPD LDII Kota Jayapura telah menggelar pembinaan terhadap 280 generasi muda LDII pada awal tahun lalu dengan materi 29 karakter luhur sebagai bagian dari penguatan kapasitas kader organisasi.

(Renaldo Tulak)